Belum 100 Persen

Belum 100 Persen

  Senin, 28 March 2016 10:10
I Ketut Sukarja

Berita Terkait

SELURUH camat di Kabupaten Sambas menyatakan balita yang ada diwilayahnya, telah mendapatkan imunisasi Polio saat pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) belum lama ini.

"Kita sudah melakukan rapat evaluasi terkait pelaksanaan PIN, dengan menghadirkan seluruh camat dan Puskesmas. Dan para camat mengaku kalau diwilayahnya tidak ada balita tidak di imunisasi (polio)," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, dr I Ketut Sukarja, belum lama ini.

Menurutnya, jika berbicara angka, memang untuk Sambas belum mencapai seratus persen. Hanya saja, sesuai di lapangan. Dipastikan, seluruh balita telah memperoleh imunisasi polio.

"Di Sambas, hingga hari terakhir pelaksanaan PIN sudah 96,51 jumlah bayi sasaran telah mendapatkan tetesan polio dan dipastikan seluruh kantong-kantong yang ada balitanya. Sudah dilakukan PIN, sehingga hasilnya ARV yang kita survei negatif polio,” katanya. Artinya secara pencapaian, sudah melebihi target yang ditetapkan pemerintah pusat.

Berbagai upaya telah dilakukan selama PIN, diantaranya sweeping ke beberapa tempat yang ada balitanya yang diketahui belum dibawa ke Pos PIN untuk menerima tes vaksin polio.

“Di akhir masa pelaksanaan PIN, kita juga akan melakukan sweeping untuk mencari balita yang masihbelum melakukan PIN polio,” katanya.

 Pihaknya mengaku, selama pelaksanaan PIN  di Kabupaten Sambas hingga saat ini, tak ditemukan kendala yang berarti. Bahkan, sehari jelang berakhirnya Pekan Imunisasi Nasional (PIN), Sambas sudah melebihi angka target nasional.

“Target kita adalah angka 90 persen. Artinya pencapaian menjelang berakhirnya PIN, sudah lebih (dari target),” katanya.

Disamping memberikan vaksin polio. Dalam PIN, dilakukan penimbangan balita. “Di Sambas berbeda, saat PIN berlangsung. Bayi yang datang ke Pos PIN bukan saja menerima vaksin polio, namun dilakukan penimbangan kepada balita yang datang untuk mengetahui tumbuh kembang bayi.

Pihaknya pun menyebutkan data jumlah bayi yang didapat setelah pelaksanaan PIN, ke depannya akan menjadi acuan untuk program-program yang ditujukan kepada Balita.

Usai pelaksanaan PIN, apakah perlu anak di imunisasi lagi bila sebelumnya sudah pernah diberikan imunisasi? Disampaikan Dokter Reza Fahlevi, imunisasi diberikan kepada semua balita usia 0-5 tahun, tanpa memperhatikan status imunisasinya. Artinya, meskipun anak sudah pernah mendapat imunisasi polio, anak tetap harus mendapatkan imunisasi jika masih berusia di bawah 5 tahun.

Setelah mengikuti PIN, menurutnya anak tetap harus mendapat imunisasi dasar karena PIN hanya bersifat tambahan saja. Namun, yang perlu diperhatikan oleh orang tua, bila anak sedang tidak sehat, sebaiknya jangan dibawa untuk imunisasi.

Tunggu si kecil kondisinya membaik terlebih dahulu agar tidak rewel, dan imunisasi bisa diterima dengan baik di tubuh si anak. Anak yang sedang mengalami diare atau demam, imunisasi akan ditunda hingga anak sembuh.(fah)

Berita Terkait