Beli Apam Pinang, Cucor dan Daram Daram

Beli Apam Pinang, Cucor dan Daram Daram

  Sabtu, 6 Agustus 2016 09:27
BORONG: Wakil Ketua MPR RI, Dr Oesman Sapta Odang (OSO) saat membeli jajanan tradisional di pasar Sambas didampingi Bupati Sambas, Atbah R. ISTIMEWA

Berita Terkait

 
DR Oesman Sapta tetap rindu kuliner khas Kalbar. Ini terlihat saat dia berkunjung ke pasar tradisional di kota Sambas, Jumat kemarin. Los tempat aneka kue jajanan pun didatanginya. Bisa jadi, bosnya OSO Grup tersebut mengenang masa kecil yang karib dengan aneka jajanan tradisional tersebut.

Fahrozy, Sambas

MAU tahu yang dibeli Wakil Ketua MPR RI, Dr Oesman Sapta Odang (OSO) saat reses kemarin? Oesman Sapta membeli kue daram - daram, cucor dan apam pinang. Kelihatan sekali kalau OSO demikian memanfaatkan masa resesnya ke kabupaten Samba selain untuk bertemu masyarakatnya, juga menggali kenangan-kenangan tempo doeloe.

‘’Ya, selain bertemu dengan masyarakat, tentu kenangan-kenangan jaman dulu bolehlah untuk dikenang,’’ ujar OSO yang dalam kunjungannya ke pasar didampingi oleh Bupati Sambas. Dia pun terlihat karib dengan warga pasar yang menyapa dan mengerumuninya atau sekadar bersalaman.

Selain ke kedai jajanan di pasar Tradisional, senator asal Kalimantan Barat tersebut membeli beberapa helai kain tenun khas Sambas saat kunjungi Galeri Dekranasda. Pedagang aneka makanan di pasar Tradisional Sambas, Nurhidayat mengaku senang kalau dagangannya di beli Wakil Ketua MPR RI.

“Senang, mudah-mudahan Pak Oso suka dengan rasa kue yang dibeli tadi,” kata Nurhidayat, ditemui wartawan Jumat (5/8).

Dirinya mengaku tahu jika yang datang itu adalah Wakil Ketua MPR RI. Terlebih, hotel tempat rombongan Wakil Ketua MPR RI menginap tak jauh dari kediamannya. Sehingga dirinya tahu kalau yang datang adalah Oesman.

“Apalagi beliau datang bersama dengan rombongan termasuk dengan Bupati Sambas. Sebelumnya saya juga sudah tahu kalau Wakil Ketua MPR RI yang dating ke Sambas,” katanya.

Toh, kalau pun pak OSO yang belanja sendirian, kitapasti tau kok. Sebab, kan wajahnya sudah karib sekali di Kalbar ini. Dia mengaku senang, kalau OSO bersedia masuk ke pasar tradisional yang biasanya identik dengan segala macam bau.

Ditanya, apa saja yang dibeli oleh OSO. Nurhidayat mengaku ada beberapa jenis makanan. Yakni Apam pinang, Cucor dan Daram Daram. “Kalau apam pinang, tadi beli 12 kue. Kemudian ada beli cucor dan daram daram,” katanya.

Pasar merupakan salah satu tempat yang dikunjungi Wakil Ketua MPR RI ketika melakukan kunjungan kerjanya di Kabupaten Sambas. Saat dating ke pasar, didampingi Bupati Sambas. Oesman berbincang dengan pedagang buah. Kemudian dilanjutkan ke pedagang kue.

Ditempat tersebut, Oesman dan Bupati Sambas sempat mencoba apam pinang buatan Nurhidayat yang dijajakan. Nurhidayat pun memotongkan untuk dicicipi dua orang penting di dunia politik dan pemerintah tersebut.

Setelah mencicipi, Wakil Ketua MPR RI pun menyuruh stafnya membeli seluruh apam pinang yang telah dibuat dan dijajakan. “Yang itu (menunjuk apam pinang), beli semua,” perintah OSO.

Oso pun juga menyuruh semua orang yang ada disitu. Kalau mau membeli kue ditempat dirinya membeli. “Semuanya, kalau mau beli kue disini,” katanya. OSO pun kemudian menyampaikan.

“Tapi tahun depan kalau saya kesini lagi jangan lupa komisinya,” canda Oso.

Selanjutnya, ke pedagang-pedagang lain, OSO mempertanyakan kondisi pedagang pasar dalam menjalankan usahanya, yang merupakan bagian dari menyerap aspirasi masyarakat. Wakil Ketua MPR RI juga menyerahkan alat tera yang telah disiapkan Dinas Koperasi, UMKM, Industri dan Perdagangan (Diskumindag) Kabupaten Sambas kepada

beberapa pedagang.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua MPR RI pun juga melihat kondisi sarana angkutan air yang berada di Dermaga Pendawan yangletaknya di komplek pasar. Didampingi Bupati Sambas, Oesman juga berbincang dengan beberapa penumpang yang ditemui.

“Memang ini masih pasar tradisional, dan sampai sekarang masyarakat masih percaya dengan pasar tradisional,” kata Wakil Ketua MPR RI.

Masyarakat menilai antara pasar tradisional dengan pertokoan, ada perbedaan. Diantaranya masalah harga. “Kalau bicara harga, antara pertokoan dan di pasar tradisional itu ada perbedaan, sehingga sesuai dengan kehidupan masyarakat,” katanya.

Tapi, ke depannya kondisi pasar tradisional harus dirubah. Artinya harus ditata ulang sebaik mungkin. “Saya rasa, dengan Bupati baru sekarang ini. Insyaallah akan bisa melakukan penataan pasar pasar tradisional  yang ada,” katanya.

Pemkab Sambas, telah memiliki konsep terkait dengan pembangunan pasar Sambas. Dalam kunjungan tersebut, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Industri dan Perdagangan (Diskumindag) Kabupaten Sambas, Drs H Uray Tajudin MSi. Juga menyampaikan gambar rencana pembangunan pasar Sambas yang akan dilaksanakan.

Setelah pasar, Wakil Ketua MPR RI juga mengunjungi Galeri Dekranasda Sambas. Dalam kesempatan tersebut, Oso melihat pengrajin tenun membuat kain tenun khas Sambas serta kerajinan lain yang ada di Galeri. Wakil Ketua MPR RI pun membeli beberapa helai kain tenun khas Sambas. (*)

Berita Terkait