Belasan Biker Moge Kunjungi Sungai Pinyuh

Belasan Biker Moge Kunjungi Sungai Pinyuh

  Senin, 22 February 2016 09:06
DIABADIKAN : Kelompok Harley Davidson Pantai Mutiara (HDPM) Jakarta bersama panitia dan pengurus Yayasan Tri Dharma Bhakti saat kunjungan ke Sungai Pinyuh.WAHYU/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

SUNGAI PINYUH- Menjelajahi berbagai daerah dengan mengendarai sepeda motor kerap dilakukan para komunitas. Seperti yang dilakukan kelompok Harley Davidson Pantai Mutiara (HDPM) . Kelompok motor gede (moge) asal Jakarta ini beranggotakan 18 biker melakukan touring dari Jakarta-Kalimantan Barat.

Namun Sungai Pinyuh turut menjadi tempat persinggahan. kedatangan mereka langsung disambut oleh panitia dan pengurus pihak Yayasan Bhakti Suci. Selain untuk beristirahat, rombongan juga menyempatkan diri menyaksikan suasana perayaan Imlek dan Cap Go Meh. Rombongan dijamu dengan makanan kecil seadanya oleh panitia. Namun dengan lahap dan penuh kekeluargaan, rombongan makan jamuan yang sudah disediakan. Mereka berangkat dari Jakarta sejak tanggal 17 Februari lalu. Dari Jakarta, belasan biker moge ini menuju ke Banjarmasin, melewati Sampit, Sandai, Kota Pontianak, Sungai Pinyuh, Kota Singkawang dan Kabupaten Sambas.

Momen langka tersebut langsung menjadi pusat perhatian masyarakat. mereka berbondong-bondong menyaksikan dari dekat motor yang berharga ratusan juta tersebut. Bahkan tak sedikit diantara mereka berfoto dengan Moge menggunakan kamera ponsel.“Pada tanggal 23 Februari nanti, kami akan kembali ke Pontianak untuk selanjutnya pulang ke Jakarta menggunakan pesawat terbang,” terang Koordinator, Bernard ketika tiba di Sungai Pinyuh, Minggu (21/2) pagi.

Bernard yang juga warga asli Kota Singkawang itu mengaku touring yang dilaksanakannya sebagai upaya untuk memperkenalkan potensi-potensi Kalbar kepada masyarakat luar. Mulai dari fasilitas, infrastruktur jalan hingga kehidupan majemuk masyarakat Kalbar yang harmonis.“Intinya kita ingin kawan-kawan biker dari luar daerah ini bisa menyaksikan festival cap go meh yang akan dilaksanakan di Kota Singkawang. Sebab, festival ini merupakan yang paling meriah se-Asia Tenggara. Makanya, kita sebagai warga Kalbar patut bangga dengan seni budaya masyarakatnya,” tuturnya.

Disamping itu pula, masih menurut pria yang telah bermukim di Jakarta sejak 35 tahun silam itu, tujuan lain dari kegiatan touring untuk memperlihatkan kondisi infrastruktur jalan trans Kalimantan dalam kondisi baik. Karenanya, masyarakat mesti mendukung pelaksanaan pembangunan yang telah dilaksanakan pemerintah.“Mungkin yang perlu menjadi perhatian yakni pembangunan fasilitas. Seperti hotel, restoran hingga sarana transportasi perlu ditingkatkan lagi. Supaya, Kalbar akan semakin ramai dikunjungi dan didatangi wisatawan baik domestik maupun manca negara,” harapnya.

Dalam kesempatan itu, dirinya pun menyampaikan ucapan terimakasih atas sambutan meriah dari masyarakat Sungai Pinyuh yang telah berkenan menerima tim biker moge. Dia pun memotivasi agar panitia cap go meh Sungai Pinyuh lebih kreatif untuk meningkatkan mutu dan kualitas festival.“Terimakasih atas sambutan masyarakat sungai pinyuh. Semoga kebersamaan ini dapat terus kita pererat lebih baik lagi. Sungai Pinyuh juga harus bisa memotivasi diri untuk lebih menyemarakan festival cap go meh. Supaya, Sungai Pinyuh semakin dikenal masyarakat luas nantinya,” sarannya.Sebelum berpisah, HDPM beserta panitia dan pengurus pihak Yayasan Bhakti Suci melakukan foto bersama dan saling memberikan cinderamata berupa kaos.(wah)

Berita Terkait