Belajar dari Youtube, Sayang Putus Sekolah

Belajar dari Youtube, Sayang Putus Sekolah

  Kamis, 19 November 2015 10:16
MEMBUAT FILM: Sutriadi Ramadhan (18) yang sedang memperlihatkan model pembuatan film 3D-nya. HARI/PONTIANAK POST

Menggunakan sistem anaglyph, dalam film ini juga digunakan sistem dual film strip projection. Hal ini berarti ada dua strip film yang diputar secara bersamaan dengan dua proyektor yang sejajar. Hari Kurniathama, Pemangkat

ADALAH Sutriadi Ramadhan, pemuda asal pemangkat yang berdomisili Gang H Saman Kecamatan Pemangkat telah mampu membuat animasi 3D seperti Transformers. Bahkan baru-baru ini membuat Project 3D pesawat terbang ala Ultraman, seperti yang kita ketahui pembuatan animasi itu sangat sulit. Ine begitu sapaan akranya ini mendalami visual effect berawal dari belajar 2D di Youtube pada desember 2014 lalu dan mendalami 3D pada oktober  2015 ini. Tekhnologi 3D sudah muncul sejak pertengahan abad 19, yakni tidak lama setelah teknologi fotografi muncul pertama kali.

Dengan sedikit pengembangan pada tahun 1856, JC d’Almeida menawarkan sebuah demonstrasi mengenai gambar-gambar stereoscopik. Dari sinilah cikal bakal tekhnologi 3D muncul dan kemudian berkembang seperti saat ini.Akhirnya teknik dan sistem 3D mulai merambah ke global perfilman. Pada tahun 1897, C. Grivolas mengadaptasi sistem anaglyph buat memutar sebuah film (gambar nan bergerak) agar mendapat bentuk 3D. Namun teknik ini baru diaplikasikan dalam film layar lebar baru sekitar tahun 1922, film layar lebar pertama kali yang memakai format 3D ialah The Power of Love garapan Harry K. Fairall.

Selain menggunakan sistem anaglyph, dalam film ini juga digunakan sistem dual film strip projection. Hal ini berarti ada dua strip film nan diputar secara bersamaan dengan dua proyektor yang sejajar. Hal ini yang saat ini terus pelajari secara mendalam oleh proa kelahiran 18 Januari 1997.Mulai saat itu, format 3D semakin berkembang dan banyak film-film nan memakai format ini. Remaja asal Pemangkat yang putus sekolah, Sutriadi Ramadhan (18) sudah merilis atau mengunggah video di laman Faceboknya, Ine SutryAlfalora Ramadhan, Minggu (8/11/2015) lalu. 

Ia mengunggah video  Bumblebee dengan durasi 59 detik.  Robot canggih Autobot di Film Transformers itu, mendadak muncul di halaman rumah warga.Robot yang bisa bertransformasi menjadi mobil  ini, terlihat mengamati situasi di sekitarnya.

Dua orang bocah, duduk di teras yang lantainya keramik warna putih. Mereka asyik bermain, dan tidak menghiraukan kehadiran Sang Transformer di depan mereka begitulah cuplikan dari video kreativitasnya tersebut. “Saya belajar otodidak dari Youtube, awalnya belajar 2D lalu barulah saya belajar 3D beberapa minggu ini,” katanya.Walau putus sekolah ia tidak mengendurkan semangatnya untuk belajar dan mengembangkan bakatnya di dunia animasi 3D. Dari banyak hal dia belajar. Khususnya untuk film-film animasi yang box office dan mendunia. Bahkan, termasuk Upin dan Ipin, atau pun karya animator lainnya. (*)