Bekuk Tujuh Pencuri Kabel

Bekuk Tujuh Pencuri Kabel

  Selasa, 23 Agustus 2016 09:45
PENCURI KABEL: Anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Delta Pawan saat menginterogasi para tersangka pencurian kabel di Mapolsek Delta Pawan, kemarin. Tujuh pelaku tersebut dibekuk pada Minggu (21/8) sore.

Berita Terkait

KETAPANG – Sebanyak tujuh pelaku pencurian kabel diringkus jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Delta Pawan, Minggu (21/8) sore. Ketujuh orang tersebut diduga telah melakukan pencurian kabel di kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sukabangun Dalam, Kecamatan Delta Pawan, sekitar dua bulan lalu.

 
Ketujuh orang tersebut yakni Heri Sandika (23), Hajirin (36), Budiansyah (27), Narjuardi (19), Karyadi (42) dan Deki (20). Serta seorang petugas keamanan PLTU yang masih berstatus saksi. Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 2 roll kabel grounding BC 120 milimeter (mm) panjang 25 meter, pipa kuningan, serta empat unit sepeda motor yang digunakan untuk beraksi.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Ketapang melalui kepala Polsek (Kapolsek) Delta Pawan, AKP Raditya, menjelaskan jika penangkapan tersangka merupakan hasil pengembangan dari laporan pihak PLTU. "Mereka semua kita tangkap di hari yang sama, yaitu Minggu (21/8) sore kemarin," katanya, kemarin (22/8) di Mapolsek.

Ia menjelaskan jika mereka telah melakukan pencurian kabel dan pipa milik PLTU Sukabangun beberapa bulan lalu. "Berdasarkan pengakuan dari tujuh orang ini, mereka mengambil dengan cara berkelompok. Ada yang bertugas masuk ke dalam lokasi, ada yang menarik kabel, dan ada yang membawanya," jelasnya.

Kabel ground yang dicuri mereka, menurut dia, kira-kira jika dikumpulkan berkapasitas hingga 400 kilogram. Aksi mereka, diakui dia, bisa berjalan lancar karena salah satu pelaku merupakan petugas keamanan di PLTU tersebut. "Untuk security ini masih kita dalami keterlibatannya," ungkap Radit, sapaan karibnya.

Kapolsek menceritakan, masing-masing pelaku memiliki peranan. Salah satu tersangka, dijelaskan dia, masuk kedalam kontainer untuk mengambil kabel, dua tersangka lainnya menunggu di luar kontainer dan membawa barang bukti ke tepi pagar sebelah timur. Kemudian, dia menambahkan, tiga tersangka lainnya menyambut kabel yang dicuri di luar pagar dengan cara diulur.

Setelah itu, kabel curian tersebut, menurut dia, dibawa menggunakan empat sepeda motor ke salah satu penampung barang bekas di kawasan Desa Kalinilam, Kecamatan Delta Pawan. "Barang yang dicuri tersebut dijual senilai Rp19 juta. Kemudian uangnya dibagi-bagikan oleh para tersangaka," paparnya.

Penangkapan tujuh tersangka tersebut, menurut Kapolsek, berawal dari penangkapan tersangka Deki, pelaku pencurian sepeda motor. Setelah dilakukan pengembangan, ternyata, diungkapkan Kapolsek jika pelaku pernah mencuri kabel di PLTU bersama lima rekan lainnya. "Kita masih mengembangkan kasus ini, karena diduga masih ada pelaku lain atas pencurian kabel tersbeut," paparnya.

Sementara itu, otak pelaku pencurian kabel tersebut, Heri Sandika (27), saat ditanya, mengaku mencuri karena terdesak kebutuhan ekonomi. "Saya yang pertama kali ngajak. Yang masuk ke dalam kontainer juga saya. Yang lain di luar," cerita dia.

Ia menjelaskan bahwa bisa dengan begitu mudahnya masuk ke dalam kontainer karena pintu bangunan dalam keadaan terbuka. "Sebelum ambil barang itu, kami ada bilang sama security kalau kami mau ambil barang. Security bilang hati-hati," ungkapnya.

Mereka pun dengan bebas mengambil barang tersebut dan menjualnya ke tukang besi. Dari penjualan tersebut, masing-masing dari mereka mendapat bagian Rp3 juta. "Uang saya saya gunakan untuk bayar angsuran sepeda motor dan untuk kebutuhan sehari-hari," jelasnya.

Atas perbuatannya, para pelaku diancam hukuman di atas lima tahun penjara. (afi)

Berita Terkait