Bekuk Tiga Pelaku Judi Togel

Bekuk Tiga Pelaku Judi Togel

  Jumat, 8 April 2016 09:15
JUDI : Jajaran Polres Kapuas Hulu menggeledah rumah tersangka judi togel. FOTO MUSTA’AN/PONTIANAK POST

Berita Terkait

PUTUSSIBAU—Tidak hanya narkoba, masalah perjudian juga menjadi perhatian Polres Kapuas Hulu. Minggu (3/4) lalu pukul 15.00 WIB, Kasat Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Kapuas Hulu Iptu Charles Berto Nikolas Karimar memimpin langsung penggerebekan sebuah rumah kurir bandar judi togel di desa PB Penai, Kecamatan Silat Hilir, dari penggerebekan itu diamankan tersangka dan barang bukti.

Saat penggeledahan, di dalam rumah terdapat tiga orang, masing-masing pemilik rumah bertindak sebagai kurir bandar dan dua orang pemasang togel. Kepada wartawan Kasat Reskrim menjelaskan, penggrebekan dilakukan setelah polisi mendapat informasi dari masyarakat yang menyebutkan desa PB Penai Silat Hilir ada aktivitas judi togel. Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata informasi benar.

“Saya dan teman-teman langsung menuju TKP sekitar jam 15.00 WIB, tiba di TKP (tempat kejadian perkara) kami melakukan penggrebekan disebuah rumah,” kata Charles di Mapolres, Kamis (7/4). Dalam rumah terdapat tiga tersangka yang tengah melakukan pemasangan togel, kurir bernama Nrg, kelahiran Padang Manyu 1984 dengan pekerjaan swasta, alamat Desa PB Penai Kecamatan Silat Hilir.

Kemudian pembeli masing-masing Sw, kelahiran Klaten Jawa Tengah, 1987 karyawan di perkebunan kelapa sawit, alamat Desa PB Penai kecamatan Silat Hilir dan pembeli yang kedua atas nama Wa, kelahiran Lampung 1992 dengan alamat kecamatan Silat Hilir. Barang Bukti yang diamankan petugas saat penggrebekan yaitu 1 buah Hp Mito, satu kalkulator kemudian uang dari pemasang Rp 231.000.

Selain itu juga ada  satu lembar alat pembolong nomor untuk pemasang, buku rekap nomor, bolpoin beserta penggaris dan satu lembar slip BRI pengiriman uang hasil penjualan Togel atas nama Seram yang masih dalam pengembangan petugas Sat Reskrim.

“Kami masih kembangkan keberadaan yang bersangkutan, karena hasil penjualan dimasukan ke rekening atas nama Seram,” ungkapnya ramah.

Saat penggrebekan lanjut Charles, ketiga tersangka tidak melakukan perlawanan atau melarikan diri, karena langsung disergap oleh petugas yang terdiri dari delapan personil itu. Ditambahkan Kasat dari keterangan kurir, mereka melakukan aktivitas judi penjualan togel ini sudah tiga bulan. “Sebelumnya judi togel sempat tutup, kemudian dibuka kembali. Mereka kami kenakan Pasal 303,” jelasnya.(aan)

Berita Terkait