Bekuk Pengedar Sabu di Kendawangan

Bekuk Pengedar Sabu di Kendawangan

  Kamis, 18 Agustus 2016 09:03
TERSANGKA SABU: Tersangka pengedar sabu-sabu, EM (46) beserta barang bukti diamankan di Mapolsek Kendawangan. Dia dibekuk jajaran Polsek Kendawangan pada Selasa (16/8) siang lalu. AHMAD SOFI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

KENDAWANGAN – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Kendawangan berhasil meringkus seorang tersangka, EM (46), yang diduga sebagai bandar narkoba di Kecamatan Kendawangan pada Selasa (16/8) siang. Pelaku sudah diincar polisi sejak beberapa waktu lalu atas peredaran barang haram tersebut di wilayah paling selatan Kabupaten Ketapang ini.

 

Pada Selasa siang sekitar pukul 13.05 WIB, anggota kepolisian melakukan penggerebekan di kediaman tersangka di Dusun Sukun, Desa Kendawangan Kiri, yang dipimpin langsung kepala Polsek (Kapolsek) Kendawangan, AKP M Rosidi. "Penggerebegan ini atas adanya laporan dari masyarakat terkait transaksi mencurigakan di rumah pelaku," kata Rosidi.

 

Menerima laporan tersebut, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan pengintaian. Tersangka pun dipastikan dia, tak bisa berkutik saat polisi datang dan menemukan barang haram tersebut di rumahnya. "Saat ditangkap, pelaku tidak melakukan perlawanan. Kita juga menyita barang bukti dan langsung membawa ke Polsek untuk diperiksa lebih lanjut," jelasnya.

Dari rumah tersangka polisi berhasil menemukan sejumlah barang bukti. Di antaranya, sebut Kapolsek, dua paket sabu-sabu dengan berat kurang lebih 1,10 gram dan 0,23 gram, satu buah alat hisap atau bong, dua buah alat timbangan digital, satu buah handphone, 13 buah korek api, serta 13 bungkus plastik klip dan satu bungkus sedotan.

Pria yang pernah mendekam di penjara dalam kasus yang sama tersebut, akan dijerat pasal 114 ayat (1) dan atau pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara.

Tokoh masyarakat Kendawangan, Muchyar Dinet, didampingi tokoh pemuda Kendawangan, Kusmayudha, mengapresiasi jajaran Polsek Kendawangan yang telah berhasil meringkus pelaku bandar narkoba berikut dengan barang buktinya. Menurutnya, peredaran barang haram seperti sabu-sabu di Kendawangan, sudah sangat meresahkan dan mengkhawatirkan. Terlebih, mereka prihatin lantaran sasaranya adalah anak-anak sekolah dan anak di bawah umur. "Tidak dipungkiri dengan paket hemat barang haram itu dijual laris manis bak pisang goreng," katanya.

Muchyar berharap agar penindakan dan penegakan hukum penyalahgunaan narkoba terus gencar dilakukan pihak kepolisian, guna memutus mata rantai peredaran narkoba di Kendawangan. "Selaku masyarakat, kami mendukung sepenuhnya upaya-upaya pihak berwajib untuk memerangi narkoba. Itu semua guna menyelamatkan generasi muda kita," pungkasnya. (afi)

Berita Terkait