Bekuk Pelaku Curanmor di Parkiran Masjid Oesman Alkhair Belum Sebulan Pelarian, Pelaku Tertangkap

Bekuk Pelaku Curanmor di Parkiran Masjid Oesman Alkhair Belum Sebulan Pelarian, Pelaku Tertangkap

  Rabu, 17 January 2018 10:00
PELAKU CURANMOR: Kepolisian ketika menanyai tersangka pencurian sepeda motor di halaman Masjid Agung Oesman Al Khair, SP (kedua dari kanan) di hadapan awak media, di Mapolsek Sukadana, keamrin (16/1). DANANG PRASETYO/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SUKADANA – Jajaran Polsek Sukadana berhasil membekuk pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di parkiran Masjid Oesman Alkhair Sukadana, Senin (15/1) kemarin. Pelaku berinisial SP ini berhasil terendus dalam persembunyiannya di lokasi workshop estate salah satu milik perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Simpang Hilir.

Pelaku menjalankan aksinya pada 24 Desember 2017 lalu, sekitar pukul 04.30 WIB. Dia memanfaatkan kelengahan korban yang pada saat itu sedang melaksanakan salat subuh. Korban sendiri baru mengetahui sepeda motornya sudah tidak berada lagi di tempatnya ketika akan pulang kerumah.

Tersangka kini mendekam dalam tahanan Polsek Sukadana. Yang bersangkutan diketahui merupakan warga asal Lampung dan berkerja di salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Simpang Hilir.

Kapolsek Sukadana IPTU Benyamin Damanik melalui Wakapolsek Sukadana IPDA Heri Susandi menceritakan jika sepeda motor korban saat itu sedang dalam keadaan terparkir dan tidak dikunci stang. Korban, menurut dia, ketika itu sedang melaksanakan salat subuh di Masjid Agung Oesman Alkhair. "Pemilik sepeda motor itu (baru) tahu kalau sepeda motornya sudah tidak ada usai salat subuh. Kemudian korban mencoba mencari di sekeliling parkiran, namun tidak ditemukan. Atas kejadian tersebut pemilik motor itu membuat laporan ke Polsek Sukadana," terangnya di Polsek Sukadana, Selasa (16/1).

Atas adanya laporan tersebut, sejumlah anggota Polsek Sukadana diterjunkan mereka untuk melakukan pencarian. Pada Senin (15/1) dengan langsung dipimpin Wakapolsek dibekap anggota Intekam Polsek Simpang Hilir, mereka berhasil membekuk tersangka. Sebelumnya mereka mendapatkan informasi keberadaan tersangka dari masyarakat di lokasi workshop estate tempat tersangka selama ini bekerja. "Awalnya kita mendapatkan informasi dari masyarakat jika pelaku ada di lokasi perkebunan, berkerja sebagai mekanik. Kemudian kita dari anggota Polsek Sukadana beserta empat orang anggota meluncur ke TKP untuk mengamankan tersangka, pada saat dilakukan penangkapan tidak ada perlawanan," jelasnya.

Barang Bukti yang berhasil diamankan berupa satu unit sepeda motor jenis bebek. Berdasarkan keterangan pelaku, aksi pencurian, dilakukan dengan melepaskan kabel yang ada pada bagian sepeda motor tanpa menggunakan kunci T. "Saya tidak menggunakan kunci T. Hanya saya cabut saja, dan langsungkan dengan timah rokok," terang SP kepada anggota polisi dan awak media.

Ia mengaku, untuk sepeda motor hasil dari tindak kejahatannya tersebut  rencananya akan dijual ke seorang pembeli di Dusun Pinang,  Kecamatan Simpang Hilir. Dan hasil penjualan itu rencananya akan digunakan dia untuk membayar utang. "Rencana akan saya jual motor itu, dan uangnya akan saya gunakan untuk membayar utang," akunya.

Wakapolse IPDA Heri Susandi  menceritakan pada saat akan dilakukan penangkapan terhadap tersangka, ternyata barang bukti yang akan diamankan sedang diperguanakan oleh istri pelaku. “Yang selanjutnya  kita amankan ke Polsek Sukadana untuk penanganan lebih lanjut, baik itu pelaku maupun barang bukti," sambungnya

Ia menjelaskan, pelaku akan dikenakan pasal 363 KUHP, dengan ancaman di atas 5 tahun penjara. "Untuk pelaku dikenakan ancaman kurungan hingga lima tahun penjara. Dan untuk pelaku ternyata saat dilakukan pemeriksaan juga pernah melakukan tindakan kejahatan di daerah asalnya yakni di Lampung, dengan mencuri TV maupun sepeda motor," ungkapnya.

Berkaca dari peristiwa ini, Wakapolsek berpesan kepada masyarakat agar tidak memarkirkan kendaraannya di sembarangan tempat, seperti disimpan di bagian teras rumah. Karena hal itu, menurut dia, dapat memancing pelaku pencurian.

"Kita harapkan kepada masyarakat, khususnya di Sukadana, agar benar-benar dapat menjaga barang berharganya, termasuk sepeda motor. Bila perlu motor tersebut ditambah dengan kunci pengaman dan jangan lupa untuk mengunci stang," pesan dia. (dan)

Berita Terkait