Bekasi Dilanda Banjir, 1 Ibu Hamil Melahirkan di Tengah Banjir, 1 Lagi di Atas Atap

Bekasi Dilanda Banjir, 1 Ibu Hamil Melahirkan di Tengah Banjir, 1 Lagi di Atas Atap

  Jumat, 22 April 2016 20:37
Petugas membantu mengevakuasi perempuan yang tengah mengandung. ARIESANT/RADAR BEKASI/JawaPos.com

Berita Terkait

Banjir bandang yang melanda Perum Pondokgede Permai (PGP), Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat (Jabar) membuat dua orang melahirkan dalam kondisi darurat.

Satu melahirkan di ruang praktik bidan yang sedang terendam banjir. Satu orang lagi di atas atap rumah, karena takut dievakuasi.

Nasib bahagia di tengah kondisi darurat itu dialami oleh Nauza. Perempuan berusia 30 tahun ini melahirkan anak pertamanya saat memeriksakan diri di praktik bidan yang tak jauh dari rumahnya.

Petugas Puskesmas Jatiasih, Ita Yulia menceritakan, Jumat pagi (22/4), Nauza pergi mengecek kandungannya yang memasuki usia kehamilan sembilan bulan.

Saat berangkat ke bidan, banjir belum melanda kawasan Perum Pondokgede Permai. Sekitar pukul 10.00 WIB, musibah banjir melanda perumahan tersebut.

Rumah praktik bidan itu mendadak banjir. Air pun menggenangi tempat praktik. Tak lama berselang, putra pertama Nauza lahir. Ibu dan anak itu lalu dievakuasi ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Sementara itu, Binti (33) yang sedang hamil sembilan bulan. Dia tak berani keluar rumah meski ketinggian air sudah mencapai atap rumah.

Saking takutnya melihat derasnya air, Binti lebih memilih bertahan di atap rumah.

"Awalnya saat akan dievakuasi oleh tim dirinya sempat menolak naik ke perahu karet karena takut," ungkap Ita Yulia dilansir Radar Bekasi (Jawa Pos Group), Jumat (22/4).

Binti yang hamil anak ketiganya itu akhirnya mau dibujuk dan mau naik ke atas perahu untuk dievakuasi.

Dia langsung dibawa ke tenda kesehatan. Ketakutan Binti di hamil anak ketiganya ini membuat dirinya mengalami kontraksi pembukaan pertama saat berada di dalam tenda.(dat/iil/JPG)

Berita Terkait