Begini Cara Kapolda Mengajak Tertib Hukum

Begini Cara Kapolda Mengajak Tertib Hukum

  Jumat, 26 Agustus 2016 20:02

Berita Terkait

KAPOLDA Kalimantan Barat Irjen Pol Drs. MUSYAFAK MM disela sela acara pencanangan Integrasi Kampong KB dan Bulan Bhakti KB Kesehatan Bhayangkara di Desa Lumut, Kecamatan Toba, Sanggau menyempatkan diri memberikan tausiah kepada Jamaah Sholat Jumat di masjid dalam Kawasan Komplek Aneka Tambang.
Usai menjalankan sholat Jumat bersama karyawan PT Aneka Tambang, Kapolda didaulat untuk memberikan pengarahan umum. Pada kesempatan itu Kapolda yang faham tentang agama ini,  mengajak jamaah untuk meningkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Kuasa, karena antara taqwa dengan pekerjaan yang dikerjakan oleh karyawan PT Antam ada hubungan yang signifikan, utamanya masalah prosedur tetap yang dijabarkan dalam  SOP.
Kemudian  masalah keimanan yang baik misal malu melanggar hukum, malu terlambat kerja, malu bermalas malasan. “Jadi antara taqwa dan keimanan juga saling terkait,” ujar kapolda sambil mencontohkan solatnya rajin tetapi kewjiban yang lain diabaikan juga kurang baik.
Polisi diberi kewenangan untuk membuat masyarakat  tertib hukum, namun kalau polisinya tidak tertib maka masyarakat pun akan mengikutinya. Oleh karenanya jika para jamaah Sholat Jumat ini ada yang diperlakukan polisi tidak nyaman dalam berurusan dengan polisi, silahkan laporkan ke Kapolres atau Kapolda.
Demikian juga dalam mengelola perusahaan antara karyawan, managemen dan masyarakat sekitar pabrik harus dibangun secara baik. Sehingga keberlangsungan perusahaan dirasakan juga manfaatnya oleh masyarakat setempat.
Mengakhiri kegiatannya Kapolda menyampaikan isu aktual yang perlu ditindak lanjuti dan diketahui oleh masyarakat. Diantaranya masalah kebakaran dan pembakaran hutan agar mulai ditinggalkan, terus masalah rabies yang sedang mewabah di Kalbar agar diwaspadai. Menurut agama Islam bahwa memegang anjing adalah najis. Oleh karenanya masyarakat dihimbau untuk tidak mendekati binatang yang dapat membawa penyakit dan bisa membawa kematian. “Mari kita hindari binatang yang dapat menularkam penyakit anjing gila,” imbau kapolda. (r/PNC SW )

 

Berita Terkait