Begini Cara Buktikan Apakah Haji Mistis Kasrin Benar Berhaji atau Tidak

Begini Cara Buktikan Apakah Haji Mistis Kasrin Benar Berhaji atau Tidak

  Jumat, 7 Oktober 2016 21:32

Berita Terkait

SEORANG warga Dukuh Gembul, Desa Sumberejo, Pamotan, Rembang, Jawa Tengah, Kasrin mengaku telah melaksanakan ibadah haji. Namun setelah dicek, nama Kasrin tidak ada di daftar calon haji di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat.

Kepala Bidang Humas Kemenag, Rosidin Karidi mengatakan, cara membuktikan Kasrin naik haji atau tidak hanya dengan menanyakan Kasrin pernah wukuf di Arafah atau tidak. Kalau pernah, Kasrin pasti bisa menceritakan ciri-ciri Arafah.

"Karena meskipun sudah bolak balik 1,000 kali ke Mekkah tapi tidak pernah wukuf di Arafah maka dia bukan haji," ujar Rosidin kepada JawaPos.com, Jumat (7/10).

Dia mengaku cara tersebut dilakukan karena orang yang telah melakukan ibadah haji secara kasat mata tidak akan terlihat. Oleh sebab itu salah satu caranya adalah menanyakan ke Kasrin apakah dia pernah wukuf di Arafah.

"Karena kan kalau haji urusannya kita sama Allah, sama seperti salat," katanya.

Cara lain pembuktian, adalah memeriksa paspor dan visa miliknya. Karena di sana akan ada stempel bukti perjalanan dari otoritas pemerintah Arab Saudi. "Bisa juga lewat paspor dan visa," katanya.

Sekadar informasi, Karsin mengaku telah melaksanakan ibadah haji, namun nama dia tidak terdaftar di Kemenag setempat.

Kasrin mengaku telah didaftarkan berangkat haji oleh seseorang bernama Indi, beralamat di Desa Ngemplak, Lasem.

Kasrin mengatakan Indi adalah pelanggan setianya selama ia menarik becak sejak 21 tahun terakhir. Di mana Kasrin sudah didaftarkan haji pada 2007 lalu.

Kasrin juga mengaku paspor, visa dan kelengkapan lainnya, semuanya telah diurus oleh Indi.

Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Tengku Zulkarnain mengaku, yang pertama harus dicek apakah Kasrin  memiliki paspor atau tidak.

"Dia perlu di cek apakah memiliki  paspor atau  enggak. Kalau  tidak punya paspor,  dia  pembohong," ujar Zulkarnain.

Zulkarnain mengaku, kalau Kasrin melakukan haji atas kehendak dan mukjizat Allah, tentunya yang bersangkutan  tidak akan bilang kepada siapa-siapa. Sama seperti wali yang jati dirinya tidak ingin diungkap.

"Karena kalau dia naik haji atas izin Allah pasti dia tidak akan cerita, dia akan menyembuyikannya lebih pintar dari gadis yang menyembunyikan haid," katanya.(cr2/JPG)

 

 

Berita Terkait