Beberapa Nama Bermunculan

Beberapa Nama Bermunculan

  Sabtu, 17 September 2016 10:39

SINGKAWANG-Mendekati pendaftaran pasangan calon walikota dan wakil Walikota Singkawang, berbagai isu tersebar munculnya nama nama balon pasangan Walikota-Wakil Walikota kian santer terdengar di masyarakat

 
Ada pun pasangan bakal calon walikota dan Wakil Walikota yang bakal maju adalah Henoch Thomas dan Husin (H2), kemudian bakal pasangan calon walikota dan Wakil walikota Singkawang Tjhai Chui Mie dan Irwan, H Abdul Muthalib dan Muhammadin yang bakal diusung PKB, PAN, PKS.

Menurut Ketua DPD Nasdem Kota Singkawang Sumberanto Tjitra mengatakan partainya hingga belum secara resmi mendeklarasikan balon calon pasangan kepala daerah.

"Masih belum sepenuhnya, yang pasti mekanisme partai masih berjalan terkait siapa siapa yang bakal diusung dalam Pilkada 2017 mendatang," katanya.

Sedangkan Ketua DPC Hanura Kota Singkawang Heri.Juniardi mengatakan tidak ingin berspekulasi tentang isu di masyarakat, pihaknya juga masih menunggu rekomendasi dari pengurus pusat DPP Hanura di Jakarta.

"Isunya seperti itu tapi sampai sekarang rekomendasi belum keluar, karena semuanya ranah DPP Hanura di Jakarta," ungkapnya.

Hal sama langsung juga disampaikan H Abdul Muthalib yang menyatakan siap maju sebagai pasangan calon. Setidaknya ia sudah direkomendasikan PKB, sedangkan partai lainya juga akan ikut mendukung.

"Insya Allah dukungan dari partai lain juga siap mengusung kita," katanya.

Sementara balon Walikota dan Wakil walikota Andi Syarif-Nurmansyah (An-Nur) dan Moses Ahie-Amir Fatah (MAAF) dari jalur perorangan masih menunggu hasil verifikasi faktual tahap II secara resmi oleh KPU Kota Singkawang

Sebagaimana pernyataan Ketua KPU Singkawang Ramdan mengatakan, dua pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Singkawang jalur perseorangan, masih kekurangan dukungan KTP yang sudah ditetapkan KPU yaitu sebanyak 16.407 dukungan.

"Dua pasangan calon perseorangan itu, adalah Andi Syarif - Nurmansyah (An-Nur) dan Moses Ahie - Amir Fattah (Maaf)," kata Ramdan.

Atas kekurangan syarat minimal dukungan itu, KPU Singkawang masih memberikan masa perbaikan kepada kedua pasangan calon independen ini guna mencukupi syarat minimal dukungan calon perseorangan.

Ia menjelaskan, untuk pasangan calon Andi Syarif - Nurmansyah (An-Nur), dari hasil rekapitulasi tingkat kota, jumlah dukungan baru mencapai 14.933 dukungan. Sedangkan untuk pasangan Mosses Ahie - Amir Fattah (Maaf), besaran dukungan baru mencapai 9.334 dukungan.  Menurutnya, angka ini masih belum sesuai dengan jumlah syarat minimal dukungan calon perseorangan yang telah ditetapkan KPU Singkawang sebanyak 16.407 dukungan.

Untuk itulah, dia meminta kepada dua pasangan calon ini untuk melakukan perbaikan sesuai syarat batas minimal dukungan calon.

Misalnya, pasangan An-Nur harus mencari kekurangan 1.474 dukungan guna mencukupi syarat minimal 16.407 dukungan. Maka dua kali lipat dari 1.474 itu, adalah 2.948 dukungan atau lebih, begitu juga pasangan calon "MAAF" baru mencapai 9.334 dukungan, maka harus menyiapkan sebanyak 7.073 dukungan.

Menurutnya, batas minimal perbaikan ini, harus diserahkan pada 29 September hingga 1 Oktober 2016. (har)