Beberapa Cabor Resmi Keluarkan Daftar Cekal

Beberapa Cabor Resmi Keluarkan Daftar Cekal

  Rabu, 27 July 2016 09:33
Nikita Lobintsev

Berita Terkait

MOSKOW--Setelah Senin lalu Federasi Tenis Internasional (ITF) menjadi induk organisasi olahraga pertama yang menentukan sikap terkait nasib atlet Rusia, kemarin giliran beberapa induk organisasi olahraga lain yang bersuara. Berbeda dengan ITF yang memastikan seluruh atlet Rusia bisa tampil, beberapa di antara organisasi tersebut resmi mengeluarkan daftar cekal terhadap nama-nama atlet Rusia. 

Salah satu organisasi yang sudah mengeluarkan daftar cekal tersebut adalah FINA. Induk organisasi olahraga akuatik itu resmi mengumumkan tujuh nama atlet Rusia dilarang bertanding di Olimpiade Rio 2016 mendatang.

Dari tujuh nama itu, tiga di antaranya lantaran nama mereka disebut dalam laporan investigasi Badan Anti Doping Dunia (WADA). Investigasi yang dipimpin profesor asal Kanada, Richard McLaren itu menyatakan Rusia terbukti beberapa kali melakukan pemalsuan sampel doping dibantu institusi negara sejak 2011.

“Setelah mempelajari laporan WADA, kami menganggap laporan sampel doping yang mereka (Rusia) kumpulkan selama ini tidak sesuai dengan standar aturan FINA,” tulis FINA dalam rilis resmi mereka kemarin.

Yang bikin gempar, tiga nama yang masuk daftar cekal tersebut bukan atlet sembarang. Mereka adalah para peraih medali di dua edisi Olimpiade sebelumnya. Seperti halnya Nikita Lobintsev. Perenang 27 tahun itu pada Olimpiade 2008 Beijing mengantar Rusia meraih medali perak di nomor estafet 4x200 meter gaya bebas. Di Olimpiade 2012 London dia meraih perunggu di nomor yang sama. 

Dua atlet lainnya adalah Vladimir Morozov dan Daria Ustinova. Morozov di Olimpiade 2012 menyumbang perunggu dari nomor 4x100 meter gaya bebas. Sementara Ustinova gagal merasakan debutnya di Olimpiade tahun ini lantaran kasus tersebut.

Di lain sisi, pelatih kepala tim renang Rusia, Sergei Kolmogorov membantah dengan tegas tiga atletnya terkait kasus doping. “Morozov benar-benar atlet yang bersih. Sedangkan sampel milik Lobintsev memang positif mengandung meldonium. Namun seperti diketahui, kadar meldonium di sampel itu sangat rendah. Tidak mencapai kadar minimal. Dan seharusnya tidak boleh ada keputusan cekal akan itu,” ucap Kolmogorov dilansir TASS.

Selain tiga atlet tersebut, empat atlet renang lainnya terlebih dahulu dicekal oleh Komite Olimpiade Rusia sendiri. Itu lantaran mereka belum terlepas dari sanksi yang mereka terima sebelumnya. Sanksi itu juga  akibat kasus doping. Keempat atlet tersebut adalah Yulia Efimova, Mikhail Dovgalyuk, Natalia Lovtcova, dan Anastasia Krapivina.  

Selain renang, ada delapan induk cabang olahraga (cabor) lain yang telah mengambil keputusan terhadap nasib atlet-atlet Rusia. Empat cabor di antaranya memperbolehkan seluruh atlet Rusia tampil di Brasil. Sementara empat lainnya mengeluarkan beberapa nama atlet yang masuk daftar cekal. 

Empat cabor yang sudah memberikan lampu hijau kepada seluruh atlet Rusia adalah voli, tenis, equestrian, panahan dan Rowing. Sementara empat lainnya yang mengeluarkan daftar cekal adalah gulat, angkat besi, kano, dam rowing.   

“Kami membuat langkah cepat untuk menyelamatkan Olimpiade,” tulis sekretaris jenderal Federasi Kano Internasional (ICF), Simon Toulson. “Kami harus menunjukkan, jika terbukti melewati batas, tidak akan ada kesempatan memulai start,” tambahnya. 

Sementara itu, beberapa induk organisiasi cabang olahraga lainnya berjanji akan segera mengambil keputusan secepatnya terkait nasib para atlet Rusia ini. Seperti halnya Asosiasi Tinju Amatir Internasional (AIBA). 

Sampai kemarin, AIBA belum mengambil keputusan terkait sebelas petinju Rusia yang akan tampil di Olimpiade Rio. “Kami masih mereview dan menganalisis kasus per kasus,” tulis AIBA dalam rilis resmi mereka. “Kami berusaha mempelajarinya dengan hati-hati,” tambah mereka.

Di lain sisi, dilaporkan BBC, beberapa atlet Rusia sudah tiba di Rio de Janeiro, Brasil kemarin. Namun, sebagian dari mereka belum bisa tenang lantaran boleh tidaknya tampil di olimpiade masih tanda tanya. (irr)

Berita Terkait