Beasiswa bagi Penghafal Alquran

Beasiswa bagi Penghafal Alquran

  Kamis, 28 July 2016 09:30
MAI: Bupati Kubu Raya, Rusman Ali secara simbolis membuka grand opening Mentoring Agama Islam (MAI) bagi para pelajara SMA sederajat di Aula Kantor Bupati Kubu Raya. Ashri isnaini/pontianak post

Berita Terkait

KUBU RAYA – Bupati Kubu Raya, Rusman Ali berjanji akan memberikan beasiswa bagi satu pelajar penghafal alquran terbaik disetiap Kecamatan Kubu Raya. 

“Dengan adanya beasiswa ini diharapkan bisa meningkatkan motivasi pelajar Kubu Raya untuk menghafal, menguasai hingga mengamalkan isi kandungan alquran,” kata Rusman Ali, usai membuka grand opening Mentoring Agama Islam (MAI) di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Rabu (27/7).

Sebelumnya Rusman Ali telah menegaskan untuk mendukung gerakan revolusi mental yang digalakkan pemerintah pusat. Salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya seperti dengan membangun rumah ibadah disetiap sekolah termasuk menambah jam pelajaran agama melalui kegiatan muatan lokal disetiap sekolah di Kubu Raya.

Program Mentoring Agama Islam yang digencarkan Lembaga Pembina Pelajar Islam (LP2I) Kubu Raya sejak tahun 2007 lalu  juga mendapat dukungan penuh Rusman Ali. “Saya sangat bersyukur dengan adanya program MAI ini maka akan lebih mudah merangkul dan memberikan pembinaan bagi para pelajar untuk terus memperbaiki kualitas ibadah termasuk moral dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kubu Raya, Frans Randus mengatakan pihaknya akan terus mendorong kebijakan pemerintah daerah setempat untuk memberikan pembinaan moral dan akhlak generasi muda melalui kegiatan ekstrakurikuler di luar jam sekolah. “Kalau tidak salah nantinya Pak Bupati juga menjanjikan untuk memberikan insentif bagi para mentoring yang melakukan pembinaan bagi para pelajar yang tergabung dalam program MAI ini,” ucapnya.

Program MAI juga akan ditingkatkan sehingga bisa mendorong implementasi Perbup tahun 2006 tentang mulok dan instruksi Bupati Nomor 1 tahun 2015 tentang membaca ayat pendek dan doa sebelum memulai proses belajar mengajar di sekolah.

Ketua Lembaga Pembinaan Pelajar Islam (LP2I) Kubu Raya, Indah Yuliastuti mengungkapkan sejak berdiri pada tahun 2007 lalu,  hingga sekarang sudah cukup banyak sekolah yang bergabung dalam program MAI. “Awalnya hanya ada sekitar 6 sekolah, namun saat ini sudah ada 16 sekolah yang bergabung dalam program MAI di Kubu Raya,” katanya.

Kedepan, Indah mengaku secara bertahap akan terus meningkatkan jumlah sekolah yang tergabung dalam program MAI. “Selain menunjuk mentor sebaya yang sebelumnya telah dilatih untuk ditingkatkan kapasitas kemampuannya, secara bertahap kami juga akan melakukan perbaikan sistem pembinaan sehingga para peserta akan merasa betah untuk terus bergabung dalam MAI ini,”paparnya.

Saat ini kata Indah pihaknya juga sedang melakukan pembinaan bagi sekitar 102 mentoring yang akan memberikan pembinaan pada program MAI disetiap sekolah di Kubu Raya.  (ash)

Berita Terkait