Bea Cukai Musnahkan DVD Porno

Bea Cukai Musnahkan DVD Porno

  Kamis, 17 December 2015 08:39
PEMUSNAHAN : Pemusnahan barang milik negara eks Kepabeanan dan Cukai, Rabu (16/12). Barang-barang yang dimusnahkan adalah barang ekspor maupun impor. MEIDY KHADAFI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

PONTIANAK - Ratusan keping DVD porno, 24 pasang Sex Toys (alat bantu seks), minuman beralkohol dan sejumlah barang lain dimusnahkan oleh Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Pontianak, Rabu (16/12).

Barang-barang ini merupakan barang import/ekspor yang ditegah oleh Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Pontianak selama tahun 2012 hingga 2014 dari kiriman pos dan bawaan penumpang di Bandara Internasional Supadio Pontianak.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Pontianak, Nur  Rusydi mengatakan, pemusnahan barang milik negara hasil tegahan ini sudah mendapat persetujuan dari Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Pontianak atas nama Menteri Keuangan melalui surat No: S-62/MK.06/WKN.11/KNL.01/2015 tanggal 4 Desember 2015. "Pemusnahan ini sudah mendapat persetujuan dari kepala KPLNL Pontianak," katanya.

Barang milik negara eks Kepabeanan dan Cukai yang dimusnahkan antara lain, 930 bags atau kurang lebih 37.200 kgs palm kernel expeller, 24 pcs Sex Toys, 743 keping DVD (film dan pornografi), 1 pcs senjata maninan, 8 pcs Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA), 1 set kamera pengintai dan accesoriesnya dan 30 keping obat-obatan. "Diperkirakan nilai barang sebesar Rp.125.074.000," jelasnya.

Ada pun alasan dimusnahkan barang-barang ini, lanjut Nur, karena melanggar ketentuan kepabeanan dan cukai, disamping itu,  barang-barang tesebut merupakan barang-barang berbahaya serta berdampak pada moral masyarakat dan generasi muda mendatang.

"Jadi, perlu kami tegaskan, bea cukai tidak bisa berdiri sendiri. Selain menjalankan tugas internal, juga mendapat aturan titipan dari instansi lain, seperti Perindag. Nah, kita identifikasi, kira-kira apa pelanggarannya, apakah melanggar hukuh atau melanggar kepantasan. Jika barang-barang seperti ini selain melanggar ketentuan kepabeanan dan cukai, juga melanggar ketentuan instansi lain. Karena kita lihat efektivitas dan efisiensinya,"bebernya.

Pemusnahan barang-barang milik negara ini dengan beberapa cara, diantaranya untuk barang berwujud padat dilakukan dengan cara dipotong menggunakan mesin gerinda, sehingga tidak dapat digunakan lagi. Sementara untuk minuman mengandung etil alkohol dimusnahkan dengan dibuang isinya lalu dipecahkan botolnya. Sedangkan untuk palm kernel expeller dimusnahkan dengan cara dibuang dan ditimbun di dalam tanah di lokasi tempat pembuangan akhir. Kedepan, lanjut Noer, pihaknya, akan terus melakukan koordinasi dan sinergisitar dengan instansi lain untuk mencegah masuknya barang-barang telarang dari luar negeri. (arf)

Berita Terkait