Bayer Leverkusen vs Barcelona , Saatnya Akhiri Tren Negatif

Bayer Leverkusen vs Barcelona , Saatnya Akhiri Tren Negatif

  Rabu, 9 December 2015 07:55
REBUT : Javier 'Chicharito' Hernandez (kiri) dari Bayer 04 Leverkusen dan Javier Mascherano dari FC Barcelona ketika saling berebut bola dalam laga UEFA Champions League Grup E di Camp Nou pada September lalu di Barcelona, Spanyol. Foto : Alex Caparros/Getty Images Europe)

Berita Terkait

LEVERKUSEN--Lawatan Barcelona ke BayArena bakal memberikan pengaruh yang luar biasa bagi Bayer Leverkusen dinihari nanti. Pasalnya, mereka harus bisa mengamankan poin penuh jika ingin lolos ke fase knockout.

Leverkusen dan AS Roma sebenarnya sama-sama mengantongi lima poin hasil dari satu kali menang dan dua kali seri. Namun, Roma lebih berhak berada di posisi runner up karena unggul head to head dari Leverkusen. Karena itu, walau lawan yang dihadapi adalah juara bertahan Barcelona, menang pun menjadi misi yang wajib dipenuhi oleh pasukan Roger Schmidt jika ingin lolos ke babak 16 besar kali ketiga beruntun.

”Kami harus mengambil peluang sekecil apapun yang datang ketika menghadapi Barcelona,” ujar bek tengah Leverkusen Omer Toprak seperti dilansir Four Four Two. Tugas berat pun harus dihadapi Schmidt lantaran performa yang tak memuaskan dari timnya.

Sejak Oktober, Leverkusen hanya mampu meraih tiga kemenangan dari 12 pertandingan di semua ajang. Apalagi pasca mengalahkan BATE Borisov 4-1 di laga perdana 16 September lalu, Leverkusen seperti dijauhi oleh Dewi Fortuna dengan hanya meraup dua kali seri dan menelan dua kekalahan.Di barisan komposisi pemain sendiri, gelandang bertahan sekaligus kapten tim Lars Bender harus berpacu dengan waktu untuk memulihkan cedera engkelnya agar siap diturunkan Schmidt guna memperkuat lini tengah.

Terpisah, walaupun hasil laga kontra Leverkusen sudah tidak menentukan nasih Barca, klub Catalan ini tetap memandang dengan serius. Sebab, mereka berambisi untuk mencapai rekor tak terkalahkan di fase grup sejak 2011-2012. Selain itu, klub berjuluk El Barca tersebut berambisi untuk meraih lima gelar selama 2015.  Bukti keseriusan entrenador Luis Enrique adalah dia tetap memboyong trisula serangan Barca, Lionel Messi, Luis Suarez dan Neymar. Sementara Enrique memutuskan untuk tidak menyertakan kapten Andres Iniesta dan bek tengah Gerard Pique dengan alasan Enrique ingin melakukan rotasi karena padatnya jadwal yang harus dilalui oleh Los Blaugrana, sebutan Barca.

Diawali dengan laga semifinal Piala Dunia Antarklub melawan pemenang laga Guangzhou Evergrande kontra America Yokohama, Jepang, 17 Desember nanti, Barca harus membagi konsentrasi dengan dua laga terakhir La Liga di bulan Desember. Masing-masing melawan Deportivo La Coruna (12/12), dan Real Betis (30/12).”Kami ingin mengukir sesuatu di sejarah sepakbola musim. Ini adalah target yang kami usung,” kata bek kanan Barca Dani Alves yang terkena skorsing karena akumulasi kartu kuning seperti dilansir Television Espanola. (apu)

 

Berita Terkait