Bayar Pajak Cukup di Mini ATM

Bayar Pajak Cukup di Mini ATM

  Sabtu, 21 May 2016 08:55

Berita Terkait

PONTIANAK- Satu lagi inovasi dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Provinsi Kalimantan Barat. Wajib pajak diberikan kemudahan dalam melaksanakan kewajibannya.  Membayar pajak cukup di Mini ATM. Inovasi ini dilaunching, DJP Kantornya Jalan Ahmad Yani Jumat, (20/5).

 
Lo Sun Sun yang juga sebagai konsultan dan sebagai wajib pajak menilai inovasi yang dilakukan DJP semakin mempermudah WP dalam membayar pajak. Kemudahan yang diperoleh itu dia antaranya tidak harus antri dan tidak membuang waktu lama.

“Jelas kami sangat terbantu. Sebelumnya menyetor pajak di buat SSP dan mendatangi langsung bank. Berikutnya pada generasi kedua kita menggunakan ID billing,” jelasnya.  Lo Sun menyebutkan ada kendala dalam pemanfaatan ID billing system. Di mana saat membuat ID billing terjadi gangguan yang disebabkan pengguna atau WP-nya melebihi kapasitas.

Beda halnya dengan mini ATM ini. Menurutnya inovasi yang diterapkan ini tidak membuat wajib pajak menunggu lama. Prosesnya bisa cepat dan tidak harus menunggu ID billing keluar. Kedepan ia berharap tidak ada kendala loading ke internet dengan menggunakan infra red.

“Sebagai konsultan saya menilai ini sangat baik. kami terbantukan karena tidak hanya benar dalam membayar pajak tapi juga tepat waktu sehingga terhindar dari denda,” katanya.

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Provinsi Kalimantan Barat melaunching inovasi baru berupa Mini ATM sebagai solusi kemudahan dalam pembayaran pajak. Mini ATM bukan sebagai produk baru lagi. Sebab, secara nasional sudah dipergunakan. Di nasional penggunaan Mini ATM untuk pembayaaran pajak di launcing tanggal 1 Oktober 2015. “Menteri keuangan yang melaunching kala itu,” kata Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kalbar, Taufik Wijayanto dalam sambutanya saat lauching.

Taufik menyebutkan jika inovasi baru ini merupakan program dari Kementerian Keuangan. Dimana berfungsi untuk memberikan kemudahan dan layanan bagi wajib pajak. Dengan adanya kemudahan itu bagi diharapkan bisa memberikan kontributor yang besar bagi APBN.  (mse)

Berita Terkait