Bawang dan Sayur Naik

Bawang dan Sayur Naik

  Senin, 14 March 2016 10:18
Bawang Merah

Berita Terkait

HARGA bahan pokok di Kota Singkawang masih relatif stabil, tak terpengaruhi lonjakan harga yang terjadi di kota-kota besar seperti Jakarta. Hanya saja, seperti bawang merah, bawang merah mengalami kenaikan. Termasuk sayur-sayuran. Hal ini lebih dikarenakan pasokan kurang akibat cuaca tak menentu.

“Dari pantauan di sejumlah pasar di kota Singkawang, harga bahan pokok masih stabil. Hanya saja ada kenaikan pada harga bawang,” ungkap Kasi Bina Pasar dan Distribusi Disperindagkop Singkawang, Helmi Aswandi kepada koran ini Minggu (13/3) kemarin.

Untuk kelas beras medium berkisar Rp12.000 sampai Rp.12.500 per kilo. Sedangkan untuk harga cabe rawit berkisar Rp 60.000 per kilo. 

“Untuk harga bawang memang ada kenaikan. Harga bawang merah semula Rp 35.000 per kilo naik Rp 38.000 per kilo. Sedangkan harga bawang putih semula Rp 32.000 menjadi Rp 35.000 per kilo,” katanya. Kenaikan harga bawang ini, lanjutnya, dikarenakan pasokan bawang merah dan bawang putih berkurang. 

“Untuk ketersedian bawang merah dan bawang putih masih ada. Namun sudah mulai berkurang, karena bawang dipasok dari Pulau Jawa,” katanya.Sayur mayur juga mengalami kenaikan. Sawi misalnya. Sebelumnya, berkisar Rp 5 ribu per ikat, kini naik Rp 6 ribu per ikatnya. 

“Kenaikan harga sayur ini di karenakan iklim cuaca yang tidak menentu seperti yang terjadi hingga saat ini,” pungkasnya. (har)

Berita Terkait