Bawa Semangat Baru

Bawa Semangat Baru

  Senin, 8 February 2016 10:12

Berita Terkait

Gong xi fa cai, selamat datang di tahun monyet api. Tahun monyet api diharapkan membawa kemajuan di semua bidang. Unsur api yang menyelumuti tubuh monyet diprediksi akan membawa semangat baru. Namun monyet api juga patut diwaspadai karena penuh dengan musibah dan tantangan.

-------

Sebagian besar warga Tionghoa, memanfaatkan tahun baru untuk meramal atau memprediksi keberuntungan nasib, jodoh, atau peluang usaha. Bahkan ada pula yang meramal kondisi perekonomian dan bencana alam yang terjadi di masa mendatang.

Gunawan Sarjono, pengurus Vihara Bodhistva Karaniya Metta mengatakan, di tahun monyet api ini akan ada kemajuan di semua aspek.

"Tidak semua unsur api membawa bencana, tapi api bisa menjadi pertanda semangat," ujar Gunawan Sarjono alias Lim Kuang Hie saat ditemui Pontianak Post, kemarin.

Menurutnya, prediksi atau ramalan baru akan bisa terlihat setelah tanggal 4 Imlek. Di mana dewa-dewi yang bersemayam di altar akan turun ke bumi untuk memberi kabar itu. Biasanya ditandai dengan petujuk yang tertera pada Ciam Si. Ciam Si dipercaya sebagai media untuk mengetahui peruntungan nasib dari seseorang, di mana biasanya orang yang bersangkutan harus terlebih dahulu mengikuti aturan tradisi yang ada dengan cara mengocok batang bambu kecil, menyerupai sumpit berukuran sekitar 10 cm yang diletakkan di dalam sebuah wadah gelas. Setiap batang bambu tersebut memiliki nomor yang sudah disesuaikan dengan jumlah kertas syair.

Tapi sebelum mengocok, seseorang harus melakukan permohonan melalui persembayangan terlebih dululu. Dengan cara menyebutkan nama dan usia dalam hati kemudian mengajukan permohonan di hadapan dewa yang berada di atas altar.

Ramalan ini biasanya oleh sebagian masyarakat Tionghoa, dipercaya dapat menuntun mereka ke arah kebahagiaan dan keberuntungan yang lebih baik, serta menghapus nasib jelek atau minimal menguranginya, juga terkadang dimanfaatkan untuk memulai atau mengembangkan bisnis dan meningkatkan karir serta menapak masa depan yang lebih baik pada saat peruntungan sedang baik, dan bersikap hati-hati saat peruntungan sedang menurun.

"Dari petunjuk itu bisa diketahui, bagaimana situasi ke depan? Apa hasil bumi yang baik? Bagimana dengan hasil lautnya? Semua bisa diprediksi," bebernya.

Vihara  Bodhistva Karaniya Metta sendiri memiliki tiga altar yang dihuni oleh tiga dewa dewi. Diantaranya Dewi Samudra atau Dewi Macou yang bertugas memberikan kabar  di seputaran laut atau samudra. Dewa Toa Pek Kong yang bertugas memberikan kabar bagi semuanya dan Dewa Naca atau dewa putra langit yang bertugas memberikan kabar langit dan seisinya, termasuk cuaca.

Sementara itu,  Suhu Aleng menjelaskan, secara umum tahun Monyet Api merupakan tahun yang patut diwaspadai karena penuh dengan musibah dan tantangan.

Musibah yang akan terjadi di tahun Monyet Api ini diprediksi akan lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya. “Tahun ini banyak musibah. Bahkan lebih besar dari tahun lalu (Tahun Kambing),” kata Suhu Aleng saat ditemui Pontianak Post di kediamannya Jalan Gajah Mada 18 Gajah Mada, Pontianak Selatan, kemarin.

Menurut Aleng, musibah yang akan terjadi pada tahun ini di antaranya kecelakaan di darat seperti kecelakaan angkutan darat, bencana dari unsur api seperti gunung meletus dan kebakaran. Bahkan diprediksi akan ada lagi kecelakaan pesawat. Namun ditegaskan Aleng, musibah yang terjadi lebih banyak di laut, seperti kapal karam.

Untuk ramalan di bidang ekonomi dan peluang usaha, Aleng menyebutkan tahun ini merupakan tahun yang sulit. Khususnya bagi seseorang yang baru merintis usaha.

“Bagi yang mau merintis usaha, sebaiknya waspada. Sedangkan bagi yang usahanya sudah berjalan, tahun ini penuh dengan tantangan,” katanya.

Di samping itu, tahun Monyet Api ini diprediksi juga akan banyaknya wabah penyakit yang tidak terduga, terutama bagi anak-anak. Seperti Demam Berdarah (DBD), keracunan yang ditimbulkan makanan.

Sedangkan untuk kelahiran, tahun monyet api tidak bagus untuk kelahiran anak laki-laki. Sesuai dengan karakter monyet yang agresif dan sedikit nakal, maka diprediksi anak laki-laki yang lahir pada tahun ini akan nakal. “Tapi bagus bagi kelahiran anak perempuan,” lanjutnya.

Secara umum, suhu Aleng menyebutkan tahun Monyet Api merupakan tahun yang buruk. Menurutnya, prediksi itu muncul sejak pertengahan tahun lalu, yaitu tahun Kambing. “Tahun ini sudah bisa diprediksi di pertengahan tahun lalu. Tahun ini akan lebih sulit dari tahun sebelumnya,” paparnya.

Namun demikian, lanjut Aleng, tidak semua buruk. Peruntungan justru menyertai pemilik shio naga, shio tikus, dan shio ayam. “ Untuk shio tikus bagus, tapi kurang. Sedangkan untuk shio-shio lain seperti babi, ular, harimau dan monyet tidak bagus di tahun ini,” terangnya.

Untuk mengantisipasi akan terjadinya musibah di tahun monyet api ini, Aleng berpesan untuk banyak-banyak berdoa.

Gong xi fa cai, selamat datang di tahun monyet api. Jika dibandingkan dengan 2015 yang di sistem kalender Tionghoa bertajuk kambing kayu, tahun ini harapan untuk menjadi lebih baik berpeluang lebih besar. Begitu juga tantangannya.

Prediksi harapan dan tantangan itu diungkapkan pakar fengsui Anita Zou kemarin (7/2). Menurut alumnus pendidikan science of fengshui di Singapore Fengshui Center itu, tahun monyet api akan memberikan energi yang lebih dinamis jika dibandingkan dengan tahun kambing kayu yang menunjukkan perlambatan pada semua sektor kehidupan. ”Bagi sebagian orang yang memiliki kelemahan unsur api, bisa jadi tahun ini akan terasa lebih ’panas,’,” sambungnya

Anita kemudian menerangkan, dilihat dari tanggal lahirnya, seseorang bisa masuk unsur air, api, tanah, dan logam. ’’Ada aplikasi yang dimiliki konsultan fengsui untuk melihat unsur dalam seseorang dominan yang mana,’’ ucap alumnus arsitektur University of Melbourne tersebut.

Namun, ada cara lain yang lebih simpel untuk mengetahui apakah seseorang memiliki kelemahan pada unsur api. ”Yaitu, bila lebih mudah emosi atau ada rasa sakit yang berhubungan dengan jantung,” ungkap Anita. Jika demikian, Anita menyarankan untuk menghindari beraktivitas terlalu banyak di bagian selatan rumah atau kantor. ’’Hal itu berkaitan dengan arah yang baik dan kurang baik pada tahun monyet api,” lanjutnya.

Meski begitu, Anita mengingatkan bahwa imbas tahun monyet api itu berbeda-beda bagi setiap orang. ”Analoginya, bila ada wabah flu, tidak semua orang terjangkit,” jelasnya. Mereka yang berdaya tahan tubuh tinggi tidak akan terganggu. Sementara itu, sebagian orang lainnya bisa langsung tertular hanya dalam hitungan hari. ”Fengsui dan energi tahunan juga seperti itu,” kata Anita.

Bagi sebagian orang, tidak akan terasa dampaknya. Namun, bagi yang berdaya tahan energi rendah, dalam satu bulan pertama setelah Imlek, biasanya akan dirasakan efek yang kurang baik seperti sakit-sakitan atau banyak kegagalan dalam bisnis. ’’Kalau merasakan efek, analisis mendetail perlu dilakukan oleh konsultan fengsui untuk rumah maupun chart lahir Anda untuk mengetahui apa yang bisa dilakukan secara individu agar efek negatifnya tidak berkepanjangan,’’ tutur perempuan yang juga aktif sebagai arsitek tersebut.

Dalam fengsui, lanjut dia, nasib seseorang ditentukan tiga hal, yaitu tian-di-ren (langit, bumi, dan manusia). Energi monyet api ibarat nasib dari langit yang sudah digariskan alam dan Tuhan untuk tahun ini. Bumi adalah tempat tinggal dan bekerja yang masih dapat diubah untuk meningkatkan kesejahteraan. ”Seperti musim hujan tidak dapat dihindari, namun bisa melakukan persiapan di rumah kita agar tidak kebanjiran,” katanya.

Manusia harus tetap berpikiran positif, beriktikad baik, bekerja keras, dan bersiap-siap agar tahun ini, apa pun elemen lahirnya dan di mana pun tempat tinggalnya, bisa lebih baik daripada tahun sebelumnya.

Praktisi fengsui Erwin Yap menambahkan, untuk mengetahui dinamika energi di bumi, ilmu fengsui memetakannya melalui metode bintang terbang. Peta itu bisa digunakan secara makro di permukaan bumi hingga tataran kecil seperti energi hunian, rumah, atau kantor. ’’Ada delapan arah yang akan dipetakan. Memetakannya menggunakan energi atau qi yang dilambangkan dengan angka-angka. Dari angka 1 sampai dengan angka 9,’’ tutur presenter Metafisika Tiongkok yang berdomisili di Jakarta tersebut.

Pertama, utara yang tahun ini menjadi arah yang kurang baik. Sektor tersebut menghasilkan energi buruk semacam perampokan, pencurian, penurunan kemakmuran, penipuan, serta degradasi hampir di segala bidang. ’’Bila pintu masuk utama terletak di sektor utara, harap waspada terhadap bahaya di atas,” kata Erwin memperingatkan.

Cara mengantisipasinya mengganti dengan pintu masuk dari sisi lain. Jika di hunian hanya ada satu pintu utama di sektor utara, letakkan beberapa benda dekoratif berwarna biru atau hitam.

Kedua, timur laut yang juga mendatangkan masalah seperti kecelakaan dan penyakit menahun. Untuk mengatasinya, ruang penting dan pintu utama dicat putih atau metalik serta menambah dekorasi yang terbuat dari logam. ’’Ketiga adalah timur yang mempunyai energi baik. Seperti kemajuan masa depan, kemasyhuran nama, promosi jabatan, hingga pasangan yang ingin punya anak sebaiknya tidur di kamar sektor timur untuk menyerap energi baik,’’ lanjut Erwin.

Keempat adalah tenggara yang baik untuk pelajar dan anak usia sekolah. Sebab, arah tersebut membantu kejernihan pikiran untuk mendongkrak prestasi. Erwin menyarankan peletakan ruang belajar atau kantor pada arah itu. Kelima adalah selatan yang juga baik secara finansial. Maksudnya, semua aktivitas yang berkaitan dengan pekerjaan di arah itu akan menghasilkan rezeki.

Keenam adalah barat daya yang menunjukkan kemakmuran berlipat ganda. Bila pintu utama terletak di barat daya, bisa dirasakan kemakmuran berlipat ganda di semua bidang pada akhir 2016. Jika pintu utama hunian tidak di sektor tersebut, usahakan menjadikan ruangan di barat daya sebagai ruang keluarga atau kamar tidur kepala rumah tangga atau ruang kerja.

’’Ketujuh, barat bagus untuk mereka yang mencari jodoh. Yang sedang kasmaran baik menempati kamar tidur sektor barat,’’ imbuh Erwin.

Terakhir adalah barat laut yang tidak baik. Energinya meningkatkan intensitas pertengkaran, hubungan antaranggota keluarga semakin jauh, bahkan masalah hukum. Erwin menyarankan tidak menggunakan ruangan tersebut. ”Jika ruangannya terbatas, gunakan cat merah atau aksesori ruangan berwarna merah untuk melemahkan energi buruknya,” sarannya.

Yang tidak kalah penting, bila ingin melakukan redekorasi letak, sebaiknya berkonsultasi kepada konsultan fengsui untuk mengetahui waktu yang pas. ”Sebab, ada sektor energi buruk yang tidak bisa diutak-atik setelah masuk tahun monyet api,” katanya. (arf/jpg)

 

Berita Terkait