Batu Pasang di SD Negeri 20

Batu Pasang di SD Negeri 20

  Selasa, 30 Agustus 2016 09:30
BATU PASANG: Kepsek dan Ketua Komite SDN 20 menunjukan bangunan batu pasang di halaman sekolahnya.

Berita Terkait

SUI PINYUH-Keluarga besar Sekolah  SDN 20 Sungai Pinyuh mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Desa Sungai Bakau Besar Laut (SBBL), yang telah merealisasikan pembangunan batu pasang di lingkungan sekolahnya. Realisasi pembangunan itu sangat penting dalam mendukung penataan sekolah.

 “Dengan adanya batu pasang ini, maka kami tidak perlu khawatir lagi halaman sekolah akan longsor ke dalam parit. Kalau mengandalkan dana sekolah, rasa sangat sulit kami membuat batu pasang. Karenanya, kami mengucapkan terimakasih kepada Pak Kades SBBL, Iwan Supardi,” kata Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 20 Sungai Pinyuh, H Nursim, Senin (29/8) pagi.

Selain untuk mengantisipasi halaman sekolah agar tidak longsor, Nursim menilai keberadaan batu pasang sangat mendukung upaya pihaknya untuk melakukan penataan terhadap lingkungan sekolah. Termasuk menjaga keindahan dan kebersihan lingkungan sekolah hingga memberikan kenyamanan bagi siswa yang sedang menuntut ilmu.

 “Mudah-mudahan dengan pembangunan batu pasang ini menjadi awal untuk realisasi infrastruktur pendukung lainnya. Sebab, kami sangat membutuhkan dukungan pembangunan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih baik,” tuturnya.

Senada itu, Ketua Komite SDN 20 Sungai Pinyuh, Hasbi berharap Pemerintah Desa SBBL selalu memperhatikan akses pembangunan di masyarakat. Termasuk akses dibidang pendidikan guna menunjang kegiatan belajar mengajar.

 “Pendidikan tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya dukungan fasilitas dan infrastruktur yang memadai. Makanya, pembangunan infrastruktur penunjang itu sangat penting bagi sekolah dan lingkungannya,” pendapatnya.

Dia pun meminta agar pembangunan yang ditujukan Pemerintah Desa SBBL untuk SDN 20 Sungai Pinyuh tidak berhenti sampai disitu saja. Melainkan juga dapat dibantu dengan pembangunan lainnya seperti pagar dan sumur bor.

 “SDN 20 ini belum memiliki pagar. Padahal, pagar ini sangat penting untuk mendukung keamanan dan kerapian lingkungan sekolah. Kemudian, infrastruktur lain yang tak kalah penting yakni sumur bor. Karena, para guru dan sekolah kerap kesulitan mendapatkan suplai air bersih. Andai ada sumur bor, maka keperluan air bersih dapat terpenuhi,” paparnya.

Lebih jauh, dirinya mengapresiasi kebijakan-kebijakan pembangunan yang telah dilaksanakan Pemerintah Desa SBBL. Dia mengingatkan agar pembangunan yang direalisasikan senantiasa mengedepankan asas manfaat dan kepentingan untuk masyarakat dan lingkungannya.  “Setiap kebijakan pembangunan hendaknya selalu melibatkan semua elemen terkait. Mulai dari BPD, Ketua RT dan RW, Dusun hingga masyarakat itu sendiri. Agar, pembangunan yang direalisasikan tepat sasaran,” pungkasnya.(wah)

Berita Terkait