Barcelona vs Celta Vigo, Tidak Bakal Terulang Kali Ini Celta!

Barcelona vs Celta Vigo, Tidak Bakal Terulang Kali Ini Celta!

  Minggu, 14 February 2016 09:03

Berita Terkait

BARCELONA--Pada awal musim ini, Celta Vigo menjadi buah bibir sekaligus tim yang paling diwaspadai di liga. Penyebabnya, mereka adalah tim pertama yang mampu memberikan kekalahan pertama kepada sang juara bertahan Barcelona.

Tidak hanya kalah, klub yang bermarkas di Balaidos itu juga menjadi satu-satunya tim yang mampu mengalahkan Barcelona dengan skor telak, 1-4.

Dampaknya pun cukup signifikan karena Barcelona langsung tergelincir ke posisi kelima klasemen sementara. Mereka pun butuh enam pertandingan untuk kembali menjadi el lider.

Dalam lima pertemuan terakhir pun, rekor kemenangan terbesar yang bisa dipetik Barcelona dari Celta adalah 3-0 secara back to back pada musim 2013/2014.

Namun, di separuh kedua ini, sepertinya bakal sulit (atau mustahil?) untuk melihat Celta kembali membantai Barcelona ketika mereka bertandang ke Camp Nou, dinihari nanti.

Indikatornya saja sudah terlihat dari rumah bursa Eropa yang memberikan kompensasi besar kepada siapapun yang mempertaruhkan uangnya bagi Celta.

Salah satu contoh adalah Ladbrokes yang siap membayar 34 kali lipat jika klub berjuluk Os Celticos tersebut bisa kembali mempecundangi Barcelona di kandang.

Mengapa demikian? Semua ini tak lepas dari mulai solidnya organisasi permainan klub berjuluk El Barca itu pasca dikalahkan Sevilla 1-2, 3 Oktober lalu.

Di liga, Andres Iniesta dkk tak terkalahkan dalam 15 laga terakhir dan menorehkan 12 kemenangan serta tiga kali seri, dengan satu-satunya laga dimana Barcelona gagal mencetak gol adalah saat bermain imbang 0-0 kontra Espanyol, 2 Januari.

Sementara di semua ajang, Barca sukses mempertajam rekor tak terkalahkan mereka dalam 29 laga.

Lebih jauh, entrenador Luis Enrique pun terlihat lebih percaya diri menghadapi eks klub asuhannya itu dibanding pertemuan pertama.

Di barisan pertahanan, pelatih yang akrab disapa Lucho itu mulai nyaman dengan kuartet Dani Alves, Gerard Pique, Javier Mascherano, dan Jordi Alba.

Di lini tengah, Sergio Busquets makin kukuh berperan sebagai pivot dengan ditopang oleh dua kreator permainan Andres Iniesta dan Ivan Rakitic. Pembelian Arda Turan di musim ini juga semakin menambah warna permainan Barca. Karena Turan dikenal sebagai gelandang yang pintar dalam mengatur tempo permainan.

Sedangkan di lini depan, trio MSN (Lionel Messi, Luis Suarez, Neymar) yang baru saja mencatat rekor sebagai trio tersubur tahun lalu dengan 180 gol juga siap mengoyak gawang Sergio Alvarez.

Enrique lega lantaran Messi sudah kembali berlatih secara penuh setelah menjalani prosedur pemeriksaan ginjal yang membuatnya absen dari leg kedua semifinal Copa del Rey kontra Valencia, Rabu kemarin (10/2).

”Messi berada dalam kondisi sempurna. Begitupun Arda yang sudah sembuh,” ujar Enrique dalam konferensi pers sebagaimana dikutip Mundo Deportivo.

Selain itu, satu hal utama yang menjadi dasar optimisme Enrique adalah Celta yang datang tidak dengan kekuatan terbaiknya.

Gelandang multiperan Augusto Fernandez sudah hijrah ke Atletico Madrid ketika bursa transfer musim dingin kemarin.

Sedangkan di lini depan, entrenador Eduardo Berizzo sudah pasti tidak bisa menurunkan dua mesin gol utamanya, Iago Aspas dan Nolito.

Nolito yang lulusan akademi La Masia serta menjadi buruan utama Barca pada bursa musim panas lalu dan musim dingin kemarin itu masih menjalani program pemulihan cedera hamstring.

Sementara Aspas terkena sanksi bertanding akibat akumulasi kartu. Hal ini membuat striker jangkung Swedia John Guidetti menjadi ujung tombak utama Celta.

”Kehilangan Augusto memang sangat disayangkan bagi Celta karena pemain itu begitu menopang struktur permainan,” tutur Enrique. ”Namun, kami tidak mau gegabah karena mereka masih bisa menyulitkan dengan banyak pemain muda seperti Guidetti, maupun Daniel Wass,” papar pelatih yang akrab disapa Lucho tersebut.

Sementara itu, walau Celta bermain seri 2-2 melawan Sevilla yang membuat mereka gagal melaju ke final Copa del Rey, Berizzo menyatakan dia puas dengan penampilan timnya.

”Hadiah terbesar kami adalah bisa mendapatkan standing ovation dari para fans,” tutur Berizzo seperti dilansir Four Four Two.

Hal inilah yang diyakini Berizzo bakal mengangkat konfidensi Celta ketika melawat ke Camp Nou. (apu)

Berita Terkait