Barcelona 3 vs Eibar 1, Mascherano Jadi Tumbal

Barcelona 3 vs Eibar 1, Mascherano Jadi Tumbal

  Selasa, 27 Oktober 2015 14:05

BARCELONA--Kekuatan Barcelona untuk laga El Clasico kontra Real Madrid pada 21 Nopember mendatang semakin menipis. Setelah bergabungnya Lionel Messi belum bisa dipastikan, kini La Blaugrana harus bersiap kehilangan salah satu pemain pentingnya di lini belakang, Javier Mascherano.

Masche terancam sanksi larangan bertanding di La Liga dalam empat laga ke depan. Itu didapatnya setelah diusir wasit Carlos del Cerro lantaran memaki hakim garis Juan Carlos Yuste Jimenez. Sama seperti kasus Gerard Pique pada laga Piala Super Spanyol lalu, dia juga mengumpat dengan kata-kata melecehkan ibu si asisten wasit.

“Saya mengusir Mascherano setelah mengatakan La La concha de tu madre, kepada asisten saya. Tapi, karena masalah komputerisasi, laporan tidak bisa dikirimkan ke ruang ganti wasit, walaupun kami sudah mencobanya berulang kali. Termasuk juga menghubungi RFEF untuk meminta bantuan,” ujar Del Cerro sebagaimana dikutip dari Marca.

La concha de tu madre merupakan ungkapan tidak senonoh yang biasa dipakai di Argentina. Tapi, ungkapan itu sering juga digunakan di Spanyol. Tindakan Masche itu terjadi setelah Barca sudah leading 2-1 dari dua gol Luis Suarez pada menit ke-21 dan 48. Sedangkan satu gol Eibar dicetak Borja Baston di menit kesepuluh.

Satu gol tambahan Barca lainnya dicetak Suarez di menit ke-85. Ancaman sanksi empat laga itu akan menanti investigasi dari federasi sepak bola Spanyol, RFEF. Tapi apabila mengacu dari pengalaman Pique, sanksi empat laga kemungkinan besar akan diberikan kepada gelandang bertahan berkebangsaan Argentina.

Dilansir dari AS, Luis Enrique sebagai entrenador Barca merasa tindakan dari pemainnya ini hanya miskomunikasi semata. Menurutnya, Masche mengucapkan kalimat itu tidak ditujukan kepada asisten wasit. “Itu tipikal orang Argentina untuk mengekspresikan kekecewaannya,” belanya.

Lebih lanjut, Lucho -- sapaan akrab Luis Enrique -- mengaku keberatan dengan ancaman sanksi yang sampai empat laga itu. Dia membandingkan kartu merah langsung mendapat sanksi tiga laga. Sedangkan dua kali kartu kuning dalam satu laga atau akumulasi kartu kuning hanya dihukum satu laga.

Sementara, tindakan Masche ini muncul sebagai bentuk protes akan kepemimpinan wasit Del Cerro yang dinilai kurang tegas dalam laga itu. “Yang tidak habis pikir, bagaimana jadinya jika hukuman untuk pelaku protes itu ternyata lebih besar ketimbang pemain yang melakukan pelanggaran berat,” tegasnya. (ren)