Barca Makin Meyakinkan

Barca Makin Meyakinkan

  Senin, 25 April 2016 09:30

Berita Terkait

BARCELONA – 'Kebut-kebutan' menuju garis finis musim La Liga makin edan. Barca, sebutan lain Barcelona, yang sempat terlihat kehabisan bensin di jornada 33, dalam dua laga terakhirnya kembali tancap gas. 

Setelah menggilas Deportivo La Coruna Kamis (21/4) lalu di Riazor dengan skor 8-0, kemarin (24/4) di Camp Nou Andres Iniesta dkk menang telak atas Sporting Gijon dengan setengah lusin gol. Penyerang Barca Luis Suarez kembali menjadi bintang utama kemarin. Pemain  29 tahun itu mencetak empat gol. Masing-masing pada menit ke-63, 74 pen., 77 pen., dan 88. Dua gol lain Barca dikontribusikan Lionel Messi (12') dan Neymar (85'pen). 

Poin absolut yang didapatkan Blaugrana, julukan Barca, di kandang kemarin menjaga posisinya sebagai pemimpin klasemen La Liga terjaga. Meski demikian Atletico  Madrid dan Real Madrid terus menguntit Barca. Atletico menang tipis 1-0 atas Malaga kemarin di Vicente Calderon. Sedang Real Madrid pada Sabtu (23/4) malam lalu menang dramatis 3-2 atas Rayo Vallecano di Vallecas. 

Kemenangan Barca kemarin mengundang banyak sorotan tajam. Wasit Carlos Clos Gomez menghadirkan empat kartu kuning dan satu kartu merah bagi pemain Gijon. Plus tiga penalti buat Barca. Total sudah 19 penalti didapatkan Barca musim ini di kancah La Liga. Menurut catatan Marca jumlah itu sepuluh lebih banyak ketimbang seteru abadinya, Real Madrid.  

Soal penalti yang sampai tiga di laga kemarin membuat entrenador Sporting Gijon Abelardo Fernandez meradang. Abelardo yang sadar timnya hanya 'setor leher' buat dikalahkan Barca memilih buat menepikan beberapa nama.     Misalnya gelandang Jonathan Rodriguez Menendez atau Jony. Juga penyerang yang dipinjam dari AS Roma Antonio Sanabria baru dimainkan menit ke-63. 

“Untung saya tidak sampai menggigit lidah saya saking kesalnya. Wasit bertindak kurang adil dalam laga ini,” keluh Abelardo seperti diberitakan Marca kemarin.Tudingan Abelardo itu langsung ditepis bek Barca Gerard Pique. Pique menolak jika pesta gol Barca kemarin dikatakan ada wasit cenderung berat sebelah dan membela Barca. 

“Sangat tak adil seandainya kemenangan kami dikatakan berkat andil wasit. Dia sama sekali tidak hadir dan berkontribusi dalam permainan,” kata pria berusia 29 tahun itu. Mantan wasit internasional yang kini jadi pundit Marca Andujar Oliver kemarin mengatakan penalti ketiga Barca tidak sah. Penalti itu diberikan Gomez usai Neymar dalam perebutan duel udara didorong oleh bek Gijon. 

“Kali ini Neymar tidak dilanggar dan wasit melakukan kesalahan keputusan,” kata Oliver. Justru malah handball bek Gijon Roberto Canella yang menghadang umpan bek Jordi Alba pada menit k-59 yang layak diberikan penalti. 

Kontroversi lainnya menurut Gomez adalah gol kedua Barca. Ketika Messi memberikan assist dari sisi kanan pertahanan Gijon, Suarez dalam posisi offside. Sementara itu, entrenador Barca Luis Enrique seperti dibertiakan AS mengatakan kemenangan kemarin membuat dirinya optimis Barca bisa mempertahankan mahkotanya musim ini. 

Ingatan soal hat-trick kalah dari Real Madrid (3/4), Real Sociedad (9/4), dan Valencia (17/4) sudah dilupakan skuadnya. Buktinya dalam dua laga terakhir, anak asuhnya mencetak 14 gol dan tidak kebobolan. 

“Diantara tiga tim teratas La Liga, kami paling diuntungkan. Kami sudah sepakat menang di tiga laga sisa dan kembali juara,” ucap pria 45 tahun tersebut. 

Enrique juga menuturkan di babak pertama, anak asuhnya sangat lambat panas. Sehingga sampai turun minum, Barca hanya unggul 1-0. Pada babak kedua, performa anak asuhnya jauh meningkat. 

“Kami bermain sangat lambat di babak pertama. Ketika kami meningkatkan tempo laga dan pemain kami terus menekan, gol tambahan itu lahir,” tutur mantan entrenador AS Roma dan Celta Vigo itu. (dra)

Berita Terkait