Barca Kembali Optimistis

Barca Kembali Optimistis

  Jumat, 22 April 2016 09:00
Luiz Suarez

Berita Terkait

LA CORUNA – Bukan Barcelona namanya kalau tidak menyajikan sirkus buat penikmat bola. Usai tergelincir 1-2 dari Valencia di Camp Nou (18/4) lalu membuat persaingan gelar La Liga kembali seru, kemarin (21/4) Barca kembali menghibur dengan berondongan delapan gol ke gawang Deportivo La Coruna.

Aktor Barca kemarin adalah Luis Suarez. Senyum bahagia penyerang Luis Suarez menjadi simbol kebangkitan Barcelona. Tiga jari yang dibentuk serupa pistol menjadi selebrasi gol oleh Suarez. Empat gol dan tiga assist dikontribusikan Suarez kemarin.

Perayaan gol ala El Pistolero, julukan Suarez, seolah mengirim pesan keras buat Atletico Madrid dan Real Madrid jika Barca belum angkat tangan. Maka kemenangan 8-0 kemarin (21/4) di Stadion Riazor menegakkan kembali asa Barca buat mempertahankan mahkota juaranya. 

Barca kini mengumpulkan poin 79 dan masih bertahan di puncak klasemen. Dua pesaing utama Barca, Atletico (79 poin) dan Real (78 poin) menguntit dengan ketat. 

Atletico kemarin menang tipis 1-0 atas Athletico Bilbao di San Mames. Sementara Real memukul Villarreal dengan skor 3-0 di Santiago Bernabeu. 

Fernando Torres menjadi pahlawan buat Atletico berkat gol tunggal di menit ke-38. Sementara tiga gol Real dibukukan Karim Benzema (41'), Lucas Vazquez (69'), dan Luka Modric (76'). 

“Gol ini menjadi penting karena mengangkat tim dari keterpurukan. Kami harus memenangi setiap laga yang kami punya sekarang,” kata Suarez itu seperti diberitakan AS kemarin. 

Suarez mengemas 30 gol dalam 31 penampilan di La Liga. Suarez hanya berjarak satu gol dari pichichi sementara Cristiano Ronaldo. Di daftar penghasil assist terbanyak, pemain asal Uruguay itu memuncakinya dengan 15 assis. 

Pemain 29 tahun itu memang sensasional. Rekor demi rekor ditumbangkan mantan pemain Liverpool dan Ajax tersebut. 

Total sudah 49 gol dihasilkan Suarez di semua ajang. Capaian itu melewati apa yang dibukukan 20 tahun silam oleh Ronaldo bersama klub Catalan itu. Ronaldo pada musim 1996-1997 mencatatkan 47 gol di semua ajang. 

“Kami adalah manusia, bukan mesin. Kami membuat kesalahn juga menampilkan laga yang jelek dan tak menghibur,” tutur suami Sofia Balbi tersebut.“Akan tetapi itu malah menunjukkan jika hanya keutuhan tim yang bisa menolong perjanana kami di liga,” tambah Suarez. 

Mengamuknya Barca pasca paceklik kemenangan di tiga laga terakhir La Liga mengingatkan pada hukum Newton tiga soal aksi-reaksi. Setelah mendapat tekanan sangat besar dari Atletico dan Real di La Liga, Barca membalikkan tekanan itu dengan meraih kemenangan dengan skor besar. 

Sejauh ini rekor kemenangan terbesar musim ini di La Liga masih dipegang Real saat menang 10-2 atas Rayo Vallecano (20/12) lalu. Sedang kemenangan 8-0 Barca kemarin menjadi skor menang away tertinggi sebuah tim. 

Dalam statistik pertandingan yang ditulis AS kemarin, Barca menguasai 66 persen bola di lapangan. Barca melancarkan 19 tembakan ke gawang La Coruna yang dijaga oleh Manu Fernandez kemarin. Sedang La Coruna tak kalah banyak, 16 kali. 

Akan tetapi akurasi tembakan pemain-pemain Barcelona jauh lebih terarah. Dari 19 kali menembak, sepuluh diantaranya on target. Bandingkan dengan La Coruna yang dari 16 tembakan, hanya lima yang on target.

Entrenador Barca Luis Enrique juga sudah bisa bernafas lega. Berada dalam tekanan besar sejak awal bulan ini, usai kalah 1-2 oleh Real di el clasico (3/4), Enrique sudah memutus rekor kekalahan Barca terburuk sejak Februari 2003 silam. 

“Kemenangan atas La Coruna ini menjadi kunci bagi Barca. Tim yang keluar sebagai pemenang La Liga adalah yang tampil bagus di 38 jornada, bukan 34 jornada,” ucap Enrique seperti diberitakan AS kemarin. 

Di mata mantan entrenador Celta Vigo itu performa Andres Iniesta dkk kemarin sama bagusnya ketika bertemu Valencia Senin (18/4) lalu. Termasuk banyaknya peluang yang dihasilkan. 

Kemenangan delapan gol tanpa balas kemarin juga sangat mengejutkan. Sebab ketika bermain di Camp Nou pada pertemuan pertama (12/12), La Coruna menahan imbang Barca 2-2. 

“La Coruna tidak sesolid ketika menghadapi kami di Camp Nou. Sehingga kami sangat layak memenangi laga ini,” kata pria berusia 45 tahun itu. 

Dalam laga kemarin empat gol Suarez lahir pada menit ke-11, 24, 53, dan 64. Empat gol Barca lainnya dicetak Ivan Rakitic (47'), Lionel Messi (73'), Marc Bartra (79'), dan Neymar (81').

Enrique dengan kemenangan kemarin makin yakin jika empat laga di La Liga bisa mendapat kemenangan. Barca akan menjamu Sporting Gijon (23/4), tandang lawan Real Betis (30/4), kandang versus Espanyol (8/5), dan tandang lawan Granada (15/5). 

Dengan tekanan yang diberikan Atletico dan Real, Barca pantang terpeleset. Terjegal atau imbang sedang dua pesaingan menang, maka Barca akan terguru dari tahtanya sekarang. 

Sementara itu, Neymar meski mencetak satu gol dan dianggap performa tidak sepadan Suarez serta Messi, Direktur Barca Jordi Mestre mengatakan Neymar tak akan dilego ke klub lain. 

Dalam wawancara dengan Barca TV, Mestre menuturkan akan memperbarui kontrak Neymar musim depan. Berapa jumlahnya dan untuk berapa lama, Mestre masih enggan membeberkan. 

“Neymar sejak kedatangannya musim 2013 lalu menjadi bagian penting buat klub ini. Karena itu dia akan berada di Barcelona untuk waktu yang lama,” jelas Mestre. (dra)

Berita Terkait