Barbuk Sabu Dimusnahkan

Barbuk Sabu Dimusnahkan

  Jumat, 13 May 2016 09:37
NARKOBA : Puluhan narkoba jenis sabu dimusnakah Kejakaan Negeri Putussibau. MUSTA’AN/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

PUTUSSIBAU—Setelah mempunyai kekuatan hukum tetap (incraht), Kamis (12/5) pukul 10.00 Wib, Kejaksaan Negeri (Kejari) Putussibau memusnahkan barang bukti (barbuk) narkoba jenis sabu hasil penanganan kasus tahun 2015. 

BB narkoba jenis sabu yang dimusnakan, merupakan akumulasi dari 20 perkara kasus narkoba yang sudah Incraht, dan diantaranya melibatkan oknum anggota Polri. 

Pemusnahan BB narkoba ini disaksikan seluruh perwakilan dari forum koordinasi pemerintah daerah (forkopimda) dan dari Kemenag Kapuas Hulu. 

Dari 20 perkara masing-masing dengan terdakwa Ridy Willyandi  jumlah BB 1 paket sabu, Hendra Wahyudi satu bungkus plastik kecil berisikan narkotika golongan satu dengan berat 0,0843 gram, Ismet Gunawan satu paket sabu, Mustaizir Jery satu paket.

Kemudian BB sabu dari terdakwa Sumarlin dua paket. 

Abdullah satu paket dengan berat 0,0415 gram, Jamaludin satu paket, Muhamad Yamin  5 paket butiran kecil narkotika jenis sabu, Daeng Baharudin 10 kantong plastik kecil jenis sabu, Maskur lima paket kecil berisikan 0,1404 sabu.

Abdurrahman satu bungkus plastik transparan berisikan sabu, Firdaus satu paket, Abang Zulfiansyah 3 paket sabu-sabu. Sementara dari terdakwa Andri Yosi 20 paket klip trasnparan berisikan sabu seberat 1,6030 gram, Yasir Khan 9 bungkus plastik berisikan sabu, Sukardi 4 bungkus plastik transparan berisikan butiran sabu seberat 0,9848 gram, Gunawan Febriadi 14 paket plastik berisikan narkoba golongan 1 seberat 0,7933 gram, Sung Khian Fu satu paket sabu seberat 0,054 gram serta Suyono dua paket plastik klip.

Barang bukti sabu dari Suyono berisikan narkotika golongan 1 jenis sabu dengan berat 0,3581 gram dan Nanda Ikhwan 2 paket klip transparan berisikan narkoba golongan 1 jenis sabu seberat 0,0377. 

Kepala Kejari Putussibau Rudy Hartono SH, MH mengungkapkan dari 20 perkara, 2 diantaranya berkas perkara melibatkan aparat kepolisian yang terbukti  dan sudah di putus pengadilan bersalah.

Rudy menjelaskan, BB narkoba yang dimusnakan itu merupakan penanganan perkara di tahun 2015. 

“Untuk tahun 2016 rata-rata masih persidangan, kemudian ada proses hukum banding, jadi belum mempunyai kekuatan hukum tetap,” kata Rudy Hartono usai pemusnahan. Dia berjanji pemusnahan tahap dua untuk kasus 2016 ini bertepatan dengan hari Bhakti Adiyaksa, yang jatuh pada bulan Juli. 

“Sekitar tanggal 22 Juli, setelah hari Adiyaksa, kami akan musnahkan seperti hari ini,” terang Rudy. Ia mengatakan, ketika sudah diputuskan bersalah di pengadilan, maka BB yang ada wajib dimusnahkan. Pemusnahan penting dan harus dilakukan untuk menghindari kemungkinan yang tidak diinginkan, apalagi amar putusannya sudah keluar. Kejaksaan tidak bisa mengontrol BB, jadi harus dimusnakan.

Yang dimusnahkan bukan hanya BB narkoba jenis sabu, BB lainnya seperti Handphone, tas, peralatan lain yang disita aparat dari para terdakwa. Pemusnahan sabu disaksikan unsur Forkopimda, Assisten II Setda Kapuas Hulu, Kepala Pengadilan Negeri Putussibau, Dandim 1206 Putussibau, Wakapolres, Kementerian Agama, Dinkes, anggota Sat Narkoba Polres beserta seluruh pihak terkait lainnya.(aan)

Berita Terkait