Barang Kedaluarsa, Konsumen Mesti Berhati-Hati

Barang Kedaluarsa, Konsumen Mesti Berhati-Hati

  Minggu, 13 December 2015 06:54
SIDAK: Menjelang Natal, Pemkab lakukan inspeksi mendadak ke sejumlah pusat perbelanjaan. Foto humas Pemkab Ketapang

Berita Terkait

KETAPANG – Menjelang perayaan Natal 2015, Pemerintah Kabupaten Ketapang kembali melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Ketapang. Inspeksi mendadak  yang terdiri dari tim sekretariat daerah Kabupaten Ketapang, Dinas Kesehatan dan Dinas Koperasi UKM , Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Ketapang langsung dipimpin Kepala Bagian Perekonomian Dra.  C.Enny A.

Dalam inspeksi mendadak yang dilakukan tersebut, masih ditemukan beberapa jenis produk yang kedaluarsa dan  mendekati masa kedaluarsa. Dari temuan  tim inspeksi mendadak, langsung  dilakukan pemusnahan bersama dengan pengelola pusat pembelanjaan.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Ketapang meminta konsumen berhati-hati sebelum melakukan pembelian barang. Konsumen harus jeli melihat tanggal masa layak pakai yang ada di kemasan. Hal ini dianggap penting sebelum keselamatan konsumen dibahayakan.

Selain itu, Kabag Perekonomian Setda Ketapang mengharapkan pengelola pusat pembelanjaan juga memperhatikan produk yang dijual sehingga antara  konsumen dan pemilik usaha tidak dirugikan. Adanya inspeksi mendadak yang dilakukan Pemkab Ketapang, pengelola pusat perbelanjaan dan pelaku usaha mengucapkan terima kasih. Hal ini juga sebagai kontrol terhadap mereka.

Walaupun setiap kali selalu melakukan brefing dengan karyawan, namun banyaknya barang  yang sampai ribuan jenis, tentu saja ada kelalaian yang luput dari pemantauan mereka. Karena itulah, dengan adanya inspeksi mendadak oleh Pemkab Ketapang mereka dapat melakukan kontrol, dimana dari temuan sebelumnya juga terdapat penurunan jenis barang temuan.

“Melakukan pengecekan seperti ini merupakan kewajiban pemerintah. Untuk temuan yang kita temukan ini masih kita berikan teloransi yang bersifat teguran, kedepan dalam momen tertentu kita juga akan ada kembali melakukan pengecekan, jika masih kita temuka barang yang kedaluarsa, maka tidak menutup kemungkinan kita akan memberikan SP (surat peringatan,red),” tegas C.Enny A.

Dalam kesempatan itu, Kabag Perekonomian menerangkan bahwa inspeksi mendadak ini menindaklanjuti tujuannya agar jangan sampai terjadi insiden yang membuat konsumen mengalami keracunan. Keselamatan konsumen juga bagian tanggungjawab pelaku usaha. Karena itu, ia mengajak pelaku usaha bersama pemerintah bersama-sama menjaga iklim usaha yang baik. Terutama, dalam menjaga keselamatan konsumen.

“Kita mengucapkan terima kasih kepada pengelola yang memberikan waktu danlayanan yang baik kepada kita  dalam menjalankan kewajiban kita melakukan pengecekan barang,” lanjut C.Enny.Sementara itu, salah satu konsumen mengakui pentingnya ketelitian dalam berbelanja. Selain tangggal layak pakai, seorang konsumen menyarankan kepada tim agar juga memperhatikan makanan yang tidak terdapat tanggal layak pakanya. “Sering kali kita melihat makanan yang terkesan sudah berjamur,” tutur pembeli wanita yang enggan namanya disebut. (ser/pk)

Berita Terkait