Banyak Gedung Tak Difungsikan

Banyak Gedung Tak Difungsikan

  Rabu, 10 Agustus 2016 10:11
TAK TERAWAT: Kondisi halaman gedung Informasi Pariwisata di Jalan Firdaus yang tampak tak terawat.

Berita Terkait

SINGKAWANG—DPRD Kota Singkawang meminta sejumlah gedung yang dibangun Pemkot Singkawang untuk segera difungsikan sesuai peruntukan, jangan sampai mubazir karena usang ditelan waktu.

Ketua Fraksi Partai Nasdem, Hariyanto mengatakan sejumlah bangunan tersebut kondisinya tidak semestinya, harusnya setelah dibangun difungsikan sehingga sesuai perencanaan dibangunnya gedung. “Inikan tidak dibangun tapi tidak difungsikan,” katanya.

Seperti Gedung Informasi Pariwisata, Gedung Puskesdes Sedau, dan gedung Petirahan Sosial. Ia mengatakan seperti gedung petirahan ini yang sudah selesai pembangunnya lebih dari dua tahun yang lalu tapi belum dipakai hingga kini. “Jangan sampai mubazir apa yang kita bangun,” katanya.

Begitu juga, anggota DPRD lainnya, Karmayadi, dimana meminta pemkot untuk menfungsikan sarana yang ada seperti pembangunan yang sudah diselesaikan karana jika tidak difungsikan maka juga mubazir. “Sangat disayangkan pembangunan yang sangat bagus dan menghabiskan anggaran yang besar tetapi tidak dimanfaatkan dengan baik dan kondisinya sekarang memprihatinkan dan tidak terawat,” katanya.

Terkait masalah ini, Walikota Singkawang Awang Ishak, terkait persoalan gedung yang hingga kini belum dimanfaatkan. Ia mengatakan tidak semua belum dimanfaatkan, dan sebagian lainya tidak dimanfaatkan karena belum adanya sarana-prasarana penunjang berfungsinya gedung. “Untuk gedung informasi pariwisata telah dimanfaatkan kegiatan kebudayaan, seni dan kepemudaan,” katanya.

Dimana pengelolaan gedung tersebut diserahkan kepada Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga kota Singkawang. Sedangkan untuk gedung Puskesdes Kelurahan Sedau saat ini dipinjampakaikan kepada akademi gizi, karena belum dapat dimanfaatkan sebagai puskesdes. “Mengingat kurangnya tenaga dokter, sarana kesehatan/medis yang belum memadai, dan lokasinya yang berdekatan dengan puskesmas Pembantu Tanjung Batu sehingga untuk pelayanan kesehatan dapat diselenggarakan di puskesmas pembantu Tanjung Batu,” ujarnya.

Untuk gedung petirahan sosial, rencananya akan dimanfaatkan sebagai gedung diklat. Terkait dengan hal ini, kata Walikota, BKD Kota Singkawang di tahun anggaran 2014 telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 207.115.000 untu kegiatan pengadaan perlengkapan kantor, namun dana tersebut tidak dapat direalisasikan karena belum adanya pengalihan status peruntukannya ke BKD.

“Untuk itu ditetapkan dengan keputusan Wali Kota Nomor 213 tahun 2014 yang penyerahan sebagai aset BKD kota Singkawang baru dilakukan di tahun 2015. “Agar gedung tersebut dapat difungsikan perlu dukungan sarana penunjang dan dibutuhkan biaya akan hal itu dan belum dapat tertampung di dalam tahun anggaran 2016,” katanya. (har)

Berita Terkait