Banyak Ditemukan Barang Kedaluarsa

Banyak Ditemukan Barang Kedaluarsa

  Jumat, 23 September 2016 09:30
SIDAK: Inspeksi Mendadak (Sidak) yang dilakukan bersama beberapa pihak terkait, Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi dan UKM bersama Dinas Kesehatan, Kepolisian dan Satpol PP Kayong Utara. DANANG PRASETYO/ PONTIANAK POST.

Berita Terkait

SUKADANA--Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi dan UKM bersama Dinas Kesehatan, Kepolisian dan Satpol PP Kayong Utara lakukan sidak ke beberapa toko yang ada di Kabupaten Kayong Utara, Kamis (22/9). Pada sidak tersebut beberapa makanan, minuman, perlengkapan bayi dan alat kosmetik turut diamankan. Lantaran memasuki masa expired atau kedaluarsa. Hal tersebut tentunya dilakukan guna memberikan rasa aman kepada konsumen.

 
Kasi  Meteorologi dan Perlindungan Konsumen, Nakyatul Jandah yang ditemui di sela-sela sidak toko ini mengatakan, hari ini Tim Disperindagkop dan UKM sudah memberikan teguran yang cukup keras, karena sidak hari ini beberapa barang milik pedagang yang expired langsung disita  yang mana barang-barang ini nantinya akan dimusnahkan. Bila para pedagang ini tetap melanggar teguran, tetap nekat menjual barang-barang expired maka pihak Disperindagkop dan UKM mengancam akan mencabut izin usahanya, karena upaya teguran sudah dilakukan.

 “Akan kita musnahkan, sementara kita amankan di  Kantor Disperindag. Sekarang memang belum ada tindakan tegas dari Disperindag tapi yang terakhir kami lakukan ini, kami pikir sudah cukup tegas teguran yang kami berikan, karena barang-barangnya langsung kami sita, kalau yang sebelumnya kami hanya peringatkan saja. Setelah ini, kalau kami peringatkan dan mereka masih menjual lagi maka kami akan mencabut izin usahanya,”tegasnya.

 Lanjutnya, kegiatan ini dilakukan lebih akhir karena pihak Disperindagkop dan UKM menepatkan jadwal Sail Selat Karimata, yang mana pada kegiatan nanti akan banyak tamu yang datang, sehingga pengawasan terhadap makanan dan minuman memang sangat perlu dilakukan. Selain makanan dan minuman, menurut wanita yang berkerudung ini, ada sebagian alat-alat kosmetik dan mainan anak-anak juga yang turut mereka amankan saat menggelar Sidak ini.

 “Kita melakukan pengawasan barang beredar, dan minuman berakohol. Ini merupakan kegiatan rutin Disperindag namun untuk tahun ini dilaksanakan agak akhir karena kita menjelang Sail Selat Karimata 2016. Hasil temuan banyak diantaranya barang-barang yang sudah expired, kemudian ada kemasan yang rusak, kemudian ada mainan anak-anak. Barang yang banyak kita amankan yaitu makanan dan kosmetik, ini barang sudah sangat jauh expired nya, kemarin yang sangat jauh itu dari 2014, kita amankan dari Siduk, masih di pajang ditempat penjualan,”ungkapnya.

Dirinya bersama tim Sidak juga mengimbau kepada seluruh pedagang yang ada di Kabupaten Kayong Utara, untuk tidak menyatukan barang-barang yang sudah expired dengan barang-barang yang layak dijual. Pihaknya juga menyampaikan Undang Undang Perlindungan Konsumen yang harus dipatuhi setiap pedagang, jangan sampai konsumen dirugikan akibat dijualnya barang-barang yang sudah tidak layak ini.

 “Pertama kami memberikan penjelasan, tentang Undang Undang  Nomor 8 tahun 2009, menjelaskan tentang perlindungan konsumen, kita jelaskan kepada pedagang itu, kita mohon kepada mereka (pedagang) untuk tidak memajang barang-barang yang sudah kedaluarsa, karena sangat membahayakan. Kalaupun mereka mempunyai cara retur tersendiri untuk barang-barang yang expirednya, sebaiknya tempatnya dikhususkan (expired), jangan disamakan dengan barang-barang yang bisa dijual.

Dirinya sempat menyinggung para Sales, khususnya kosmetik, dalam hal ini pada produk Citra, yang mana produk Citra ini diketahuinya hanya memproduksi Handbody saja, tidak ada memproduksi barang-barang kosmetik lain, seperti krim pemutih, dan dari Sidak yang dilakukan Disperindagkop dan UKM ini, pihaknya banyak menemukan produk Citra krim-krim pemutih, yang sudah dipastikan barang ilegal.

Nakyatul Jandah mengimbau kepada pedagang,  untuk makanan,  kosmetik yang banyak ditemukan expired. Kami mengimbau juga untuk kosmetik jangan membeli dengan sales, karena sales yang menjual kosmetik itu dipastikan illegal, karena secara pendistribusian itu memutus dengan aslinya. “Kemarin kami menemukan salah satunnya produk Citra yang sudah terkenal, padahal Citra itu secara produksi, mereka hanya memproduksi handbody tidak krim pemutih, tapi banyak juga kami temukan itu krim pemutih dari produk Citra, itu semua kami sita, itu palsu, ilegal itu,”sambungnya.

Salah satu pedagang alat kosmetik, pakaian, dan mainan anak-anak Ameng mengatakan ada beberapa barang yang diamankan petugas Sidak, diantaranya pewarna kuku dan alis mata yang menurut mereka barang tersebut merupakan barang ilegal. Dengan adanya kejadian ini Ameng mengaku akan lebih berhati-hati lagi dalam menjual barang. Apa lagi yang dia ambil dari para Sales. “Kami pedagang inikan tidak tahu juga mana yang legal mana yang ilegal, kami kebanyakan ambil dari Sales. Banyak yang disita, Kutik (cat kuku), pensil alis yang dianggap ilegal, itu dari Sales. Sudah dua tahun lah, selama ini belum ada sosialisasi dari Pemerintah, hanya dapat teguran lisan saja untuk tidak kembali menjual lagi,”tutupnya. (dan)

 

 

Berita Terkait