Banjir Unas Tetap Berjalan

Banjir Unas Tetap Berjalan

  Selasa, 5 April 2016 09:31
TETAP UJIAN: Meski akses menuju sekolah banjir, anak SMAN 4 tetap melangsungkan ujian di sana. SUTAMI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SINTANG-Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sintang, Marchues Afen mengatakan, tiga sekolah tempat berlangsung Ujian Nasional (Unas) terkena banjir. Ketiga sekolah yakni SMAN 1 Sepauk, SMAN 1 Tempunak, dan SMAN 4 Sintang. Unas diketiga sekolah tersebut tetap berlangsung.

Seperti akses menuju ke SMAN 4, sama sekali tidak bisa dilalui. Kedalaman air lebih di atas pinggang orang dewasa. Namun, Unas tetap dilangsungkan di sana. Peserta datang ke sekolah terpaksa harus dijemput.

Penjemputan dilakukan menggunakan kendaraan air milik TNI. Titik kumpul peserta di Sakatiga. Sebelum kemudian diberangkatkan menuju sekolah.    

Guru SMAN 4, Bambang mengatakan, muridnya yang mengikuti ujian memang dijemput menggunakan kendaraan air TNI dan polisi. Lantaran jalan yang biasa dilalui murid putus total, akibat genangan air. “Pukul 06.15 WIB yang akan ikut ujian harus sudah kumpul di Sakatiga. Kalau yang membawa sepeda motor, kendaraan ditinggal di Kodim,” ujar Bambang.

Menurut dia, kepada murid memang sudah ada tawaran untuk pindah lokasi Unas. Namun murid tetap ingin mengikuti Unas di sekolahnya, sekalipun akses ke lokasi SMAN 4 banjir. Sementara sekolah, lanjut Bambang tidak banjir, kecuali hanya halaman.

Dia menambahkan, yang dijemput menggunakan kendaraan air bukan hanya para peserta Unas, namun juga guru serta pengawas ujian. Kendati demikian, lanjut dia, Unas berlangsung aman dan lancar.

Menurut Bambang, SMAN 4, saat pelaksanaan Unas hari pertama juga dikunjungi Bupati Sintang, Jarot Winarno. Bupati menyaksikan langsung para murid mengikuti ujian di tengah kepungan banjir.

Bupati disela meninjau Unas di SMAN 4 mengatakan, proses belajar mengajar harus tetap jalan walau dikepung banjir. Sekolah terendam banjir, lanjutnya, merupakan kendala yang harus diantisipasi kedepannya. Akses jalan masuk ke SMAN 4 akan ditingkatkan, supaya tidak banjir. “Karena kondisi seperti ini sudah bertahun-tahun,” ungkap Jarot.(stm)

Berita Terkait