Bangun Jalan Tol ke Mempawah

Bangun Jalan Tol ke Mempawah

  Selasa, 19 April 2016 11:22
SYUKURAN: Bupati dan Wakil Bupati dalam acara syukuran dua tahun kepemimpinannya.WAHYU/PONTIANAKPOST

MEMPAWAH- Pemerintah Kabupaten Mempawah mengungkapkan sejumlah rencana pembangunan proyek fisik yang akan direalisasikan pada tahun 2016 dan jangka panjang. Mulai dari pembangunan puskesmas hingga jalan tol yang dibiayai oleh pemerintah pusat. Dukungan masyarakat diharapkan mampu mempercepat akses pembangunan mendatang.

“Pada tahun kedua periode ke dua kepimpinan ini, kami targetkan sejumlah aspek pembangunan mulai dari Mental Spiritual (Mensprit) hingga proyek fisik yang berkenaan dengan infrastruktur dan pelayanan publik. Kalau periode pertama hanya wacana, sekarang sudah bisa direalisasikan,” tegas Bupati Ria Norsan pada momentum perayaan dua tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Gusti Ramlana, belum lama ini di Rumah Dinas Bupati.
Pada tahun 2016 ini, ungkap Ria Norsan, Pemerintah Kabupaten Mempawah memproyeksikan pembangunan Gedung SMA Negeri 1 Mempawah. Nantinya, sekolah favorit di Kota Mempawah itu akan dibangun tiga lantai. Agar lebih bisa lebih banyak menampung para siswa yang akan melanjutkan jenjang pendidikannya. “Demikian pula untuk Gedung SDN 05 juga akan kita tambah lantainya,” tuturnya.
Kemudian, timpal Norsan, pihaknya juga melakukan penyegaran terhadap fasilitas kantor pemerintahan daerah dan pelayanan kesehatan dilingkungan masyarakat. Harapannya, agar memotivasi kinerja aparatur dan tingkat pelayanan kesehatan kepada masyarakat disegala lapisan.
“Ada tujuh bangunan Puskesmas yang akan kita bangun. Beberapa puskesmas rawat inap seperti Jungkat dan Sungai Pinyuh akan dibangun dua lantai. Kami targetkan pada tahun 2016 ini pembangunan puskesmas tersebut sudah rampung semuanya,” harap Bupati.
Berikutnya, lanjut Norsan, Pemerintah Kabupaten Mempawah akan melanjutkan pembangunan infrastruktur jalan untuk membuka kawasan terisolir. Pada tahun 2015 lalu, pihaknya telah merealisasikan proyek jalan Desa Pasir-Sekabuk. Dan pada 2016 ini akan dilanjutkan ke desa lainnya di Kecamatan Sadaniang.
“Pembangunan jalan sangat penting untuk pengembangan wilayah. Dengan adanya pembangunan itu, maka jarak antara wilayah semakin dekat. Sekarang kalau kita pergi ke Sadaniang cukup satu jam sudah sampai,” ujarnya.
Serta, Bupati menerangkan kelanjutan rencana pembangunan pelabuhan laut dalam di Pantai Kijing, Sungai Kunyit. Saat ini, tahapan pembangunannya memasuki proses pendataan lahan. Setelah pendataan rampung, maka pemerintah daerah akan melakukan eksekusi pembebasan lahan yang akan dialokasikan untuk pembangunan pelabuhan.
“Kalau proses pembebasan lahan sudah selesai, maka pembangunan sudah bisa dimulai. Makanya, sekarang kita fokus untuk menyelesaikan pendataan lahan dulu,” sebutnya.
Norsan mengatakan, realisasi pembangunan pelabuhan laut dalam di Pantai Kijing tersebut mendapatkan dukungan positif dari pemerintah pusat. Pada Musrenbang Provinsi  Kalbar lalu, pemerintah pusat telah menyiapkan pembangunan infrastruktur jalan untuk mendukung pengembangan kawasan pelabuhan.
“Alhamdulillah, Bappenas dan Kementrian PU sudah menjabarkan rencana pemerintah pusat untuk membangun tiga jalur jalan tol. Yakni dari Entikong-Mempawah dan Aruk-Mempawah-Pontianak. Mudah-mudahan agenda besar mega proyek ini segera direalisasikan,” harapnya mengakhiri.(wah)