Bandara Supadio Matangkan Persiapan Menuju Arus Mudik

Bandara Supadio Matangkan Persiapan Menuju Arus Mudik

  Kamis, 30 June 2016 10:13
BINCANG: Faik Fahmi, Director of Commercial & Bussiness Development Angkasa Pura (dua kanan) ditemani General Manager Bandara Supadio, Bayuh Iswantoro (kanan) mengobrol bersama salah seorang penumpang saat mengecek kesiapan fasilitas bandara menghadapi arus mudik lebaran, Rabu (29/6) pagi. MIFTAH/PONTIANAK POST

Berita Terkait

Puncak Arus Mudik H-4 Lebaran

PONTIANAK – Menghadapi arus mudik lebaran tahun ini, Bandara Supadio menyiapkan beberapa fasilitas guna memberikan pelayanan terbaik kepada para penumpang. Demi mencapai hal itu, Director Commercial & Bussiness Development Angkasa Pura 2, Faik Fahmi melihat langsung kesiapan Bandara Supadio Pontianak, Rabu (29/6).

Pagi itu, Faik Fahmi didampingi langsung General Manager Bandara Supadio Pontianak, Bayuh Iswantoro dan staf utama Angkasa Pura 2 Supadio mengunjungi dan mengecek beberapa fasilitas yang diharapkan dapat mendukung operasional bandara saat arus mudik yang diperkirakan akan puncaknya pada H-4 lebaran. Bersama para awak media, dia mengecek langsung posko lebaran yang berada di depan pintu kedatangan domestik dan internasional.

Selanjutnya, ia lalu masuk ke dalam ruang chek in untuk mengecek pelayanan chek in serta kesiapan ruang tunggu bandara. Sebelumnya ia sempat mengecek kesiapan fasilitas Customer Service Mobile (CSM) dan fasilitas tambahan lainnya seperti kursi tambahan bagi penumpang. Faik Fahmi juga menyempatkan diri untuk berbincang ringan dengan salah satu penumpang pagi itu.

Faik Fahmi menuturkan, secara keseluruhan fasilitas tambahan Bandara Supadio sudah sesuai dengan yang diharapkan dan siap menghadapi arus mudik lebaran. Fasilitas tambahan itu nantinya tinggal dimaksimalkan agar para penumpang tetap merasa nyaman dan aman. “Nantinya, koordinasi perlu ditingkatkan agar semuanya berjalan dengan baik,” tuturnya.

 “Jumlah penumpang akan bertambah. Tentu saja harus diantisipasi, seperti dengan menambah jumlah kursi tunggu penumpang,” ujarnya. Saat ini, kursi di ruang tunggu dan di teras bandara memang belum penuh. Akan tetapi menurutnya, lonjakan penumpang pada hari-hari menjelang lebaran harus diantisipasi. 

Bandara Supadio Pontianak sendiri bukanlah merupakan salah satu bandara tersibuk saat mudik lebaran jika dibandingkan dengan bandara yang dikelola oleh AP2. Tapi ia menuturkan, koordinasi dan komunikasi intensif tetap dilakukan dengan semua bandara agar menghasilkan dampak positif bagi penumpang.

Ia melanjutkan, fasilitas yang diberikan ialah sebagian dari proses pelayanan. Bandara supadio memiliki ruang yang cukup luas untuk menambah fasilitas seperti restoran. “Bahan pertimbangannya ialah fasilitas publik harus tetap tersedia,” katanya.

Dengan total kapasitas 2,7 juta penumpang pertahun setelah selesai 100%, bandara supadio masih ada dalam masa pembangunan tahap kedua. Meningkat dari 1,7 juta penumpang saat ini. “Nantinya, fasilitas bisa lebih lengkap dan pelayanan bisa lebih ditingkatkan,” tuturnya. (c16/biz) 

Berita Terkait