Bali Mulai Jajakan Pariwisata Lewat Digital

Bali Mulai Jajakan Pariwisata Lewat Digital

  Jumat, 13 May 2016 12:42

BADAN Pengembangan Pariwisata Daerah (BPPD) Bali mulai menjual pariwisata lewat digital dengan merancang Bali Go Live.

"Ini kerjama BPPD Bali dengan Go Live," kata ketua BPPD Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati. "Bali Go Live akan menjadi semacam etalase berisi video-video pariwisata Bali."

Video-video itu, lanjut Tjokorda Oka, terkoneksi dengan laman YouTube, dan secara reguler terkait ke media sosial; Facebook, Twitter, Instagram, Thumbir, dan Linkedn.
"Digital media empat kali lipat lebih efektif dibanding media konvensional. Dampaknya menjadi virus," demikian Tjokorda Oka.

Paulus Herry Arianto, direktur Bali Go Live, mengatakan pemasaran berbasis digital akan meningkatkan kualitas kepariwisataan dan bisnis Pulau Dewata.

Menpar Arief Yahya menyambut gembira upaya BPPD Bali melakukan digitalisasi pemasaran produk pariwisata Bali. "Semakin digital semakin personal, semakin digital semakin global dan semakin digital semakin profesional," kata Arief Yahya.

Menyebut Australia sebagai referensi, Menpar Arief Yahya mengingatkan perlu waktu dua tahun mengubah kebiasaan manusal masyarakat ke teknologi digital.

"Namun, Indonesia bisa lebih cepat," ia mengakhiri.**