Bahasa Asing Semakin Penting dalam Persaingan Global

Bahasa Asing Semakin Penting dalam Persaingan Global

  Kamis, 15 September 2016 09:30
BAHASA ASING: Salah seorang peserta lomba bercerita dalam bahasa asing dalam gelaran Untan International Cultural Festival, kemarin.

Berita Terkait

PONTIANAK – UPT Bahasa Universitas Tanjungpura menggelar International Cultural Festival di kawasan kampus tersebut, kemarin (14/9). Festival ini melibatkan pertandingan dan pertunjukan kebudayaan dari 7 negara, yaitu; Indonesia, Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Jepang, dan Australia. Acara ini juga diikuti oleh para mahasiswa dan pelajar di Pontianak. “Ini adalah festival kebudayaan internasional yang pertama diadakan Untan,” ujar Rektor Universitas Tanjungpura, Prof Dr Thamrin Usman DEA.

 
Thamrin mengatakan, dengan festival ini pula, pihaknya ingin agar mahasiswa dan pelajar di Kalbar menguasai bahasa asing. Bahasa asing sendiri, kata dia, sangat penting dalam konteks era sekarang, dimana sekat-sekat antarnegara semakin tipis sebagai dampak dari globalisasi.

Dia mengharapkan para mahasiswa dan alumni Untan dapat bersaing dengan lulusan perguruan tinggi top di Pulau Jawa. Apalagi Untan adalah salah satu perguruan tinggi terbaik di Pulau Kalimantan. Tidak hanya itu, dia berharaap para mahasiswa dan alumni Untan mampu bersaing di tingkat regional Asia Tenggara. Apalagi peluang tersebut terbuka lebar saat ini, dimana era perdagangan bebas barang dan jasa Masyarakat Ekonomi Asean sudah dimulai.

Disebutkan dia bahasa asing atau bahasa internasional sudah menjadi syarat wajib untuk diterima bekerja di perusahaan besar. Untan sendiri, kata dia, terus berusaha untuk meningkatkan kualifikasi para mahasiswa dan dosennya, terutama dalam berbahasa Inggris.

Untan sendiri memiliki banyak fasilitas pendidikan bahasa asing yang dibuka untuk mahasiswa, dosen, karyawan dan khalayak umum. Untuk bahasa Inggris misalnya, ada American Corner (kerjasama dengan Kedutaan Amerika Serikat) dan BCLC (kerjasama dengan Kedutaan Inggris.

Sementara itu untuk Bahasa Mandarin, Untan juga memiliki Pusat Bahasa Mandarin. Sedangkan Bahasa Prancis ada Kedai Prancis. Terbaru ada pulai pusat bahasa Jepang (Japan Corner). Di sini terdapat para pengajar kompeten, perpustakaan, ruang belajar, dan segala informasi tentang peluang belajar ke negeri-negeri tersebut.

Kepala UPT Bahasa Untan, Stella Francisca mengatakan, Festival International Cultural ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan wawasan mengenai keberagaman budaya dunia serta meningkatkan kesadaran akan keberagaman. Selain itu adapula pengenalan beasiswa ke luar negeri. “Diharapkan angka keikutsertaan pendaftaran beasiswa ke luar negeri akan semakin meningkat,” pungkasnya. (ars)

Berita Terkait