Ayah Hamili Putri Tiri

Ayah Hamili Putri Tiri

  Jumat, 15 December 2017 10:00

Berita Terkait

TAYAN – Kepolisian Sektor (Polsek) Tayan Hilir menangkap seorang pria 55 tahun berinisial BT terkait kasus asusila terhadap anak tirinya yang masih berusia 14 tahun. Akibat perbuatannya, korban dinyatakan hamil.

Kini, BT ditahan di Mapolsek Tayan Hilir untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Awalnya, kepolisian mendapatkan laporan pada Rabu (13/12) dari paman korban, Yusran (55) yang melaporkan BT atas dugaan menyetubuhi anak tiri dari terduga pelaku hingga hamil. Polisi kemudian menindaklanjuti laporan tersebut dan mencari terduga pelaku.

 “Usai kami mendapat laporan, saya meminta anggota untuk menemui korban sehingga disebutlah BT ini sebagai pelakunya,” ungkap Kapolsek Tayan Hilir, Iptu M. Resky Rizal, Kamis (14/12).

Anggota kemudian melakukan pencarian terhadap terduga pelaku. Berselang 4 jam, polisi kemudian berhasil menemukan lokasi dimana terduga pelaku berada dan akhirnya dapat ditangkap tanpa perlawanan.

Sembari anggotanya melakukan pencarian, pihaknya membawa korban untuk pemeriksaan medis untuk memastikan bahwa korban benar sedang hamil.

“Dengan barang bukti berupa satu lembar hasil USG korban dan satu buah Testpack maka korban dinyatakan positif sedang mengandung,” katanya.

 “Kejadian asusilanya diperkirakan dilakukan oleh BT kepada korbannya mulai bulan Juli lalu,” tambahnya.

Menurut Rezky, sesuai keterangan paman korban bahwa pada Rabu (13/12) pelapor datang ke rumah korban. Hal itu dipicu setelah mendengar cerita dari keluarga lainnya yang menduga korban dalam keadaan hamil. Ketika bertemu korban, pelapor merasa curiga melihat perubahan perilaku dan bentuk fisik.

Kemudian pelapor menanyakan keadaan korban dan korban mengatakan bahwa dirinya sedang hamil dengan usia kandungan kurang lebih 4 bulan.

“Saya tanya siapa yang melakukannya, dia bilang ayah tirinya,” katanya menirukan pernyataan pelapor.

Sejauh ini, kasus tersebut masih dalam penanganan kepolisian. Pihak polisi masih melakukan pemeriksaan intensif kepada terduga pelaku.

“Kasusnya sedang kami tangani,” tegasnya. (sgg)

Berita Terkait