Awas SMS Menyesatkan , Pilkada Kapuas Hulu

Awas SMS Menyesatkan , Pilkada Kapuas Hulu

  Senin, 7 December 2015 09:52
Ade. M. Zulkifli SAP

Berita Terkait

PUTUSSIBAU—Tim Sukses Pasangan Calon (Paslon) No. 1, A.M Nasir, SH-Antonius L. Ain Pamero, SH dicatut namanya oleh oknum tidak bertanggungjawab, dengan menyebarkan pesan singkat (SMS) yang meyebutkan memberi dukungan pada Paslon lain. Padahal, seluruh simpatisan, pendukung dan tim sukses Paslon nomor 1 (satu) tetap solit dan tak pernah memberi dukungan kepada paslon lain.

“Saya tegaskan, seluruh simpatisan, pendukung dan tim sukses LA (Lay-Anton) tetap solid. Kami tak pernah memberikan dukungan kepada paslon lain selain LA,” tegas Ketua Tim Sekaban Nomor Urut Satu Ade M. Zulkifli, SAP, Minggu (6/12) siang. Menurutnya, Kejadian tersebut sudah berlangsung lama dan baru dua hari diketahui. Pesan singkat yang dikirim isinya mengarahkan untuk paslon lain.

Politisi Partai Golkar yang akrab disapa Telli ini menegaskan, tidak mungkin dirinya sebagai ketua Tim Sekaban mengarahkan untuk memilih paslon yang lain. Bukan hanya nomornya yang disalahgunakan untuk memberi dukungan terhadap paslon yang lain.Hal serupa juga dialami Wakil Ketua tim sukses Sekaban sekaligus Ketua DPRD Kapuas Hulu Rajuliansyah dan Dewan Penasehat Sekaban H. Baiduri.
"Inilah hebatnya mereka dengan memanfaatkan teknologi dan pengamanan teknologi sangat rapuh. Saya yakin ini ulah mereka karena kalau orang lain untungnya apa," ungkap Telli. Tujuan pengiriman pesan singkat dengan menyeting pesan tersebut dikirimkan dari nomornya untuk mempengaruhi para Tim yang sedang berjuang dilapangan, selanjutnya untuk memecahkan konsentrasi dan target.

Telli juga mengaku kaget setelah beberapa orang mengkonfirmasi pesan itu kepadanya. “Saya cek di kotak keluar/pesan terkirim pesan itu tidak ada dan saya bilang itu tidak benar," jelasnya. Sejauh ini tindakan yang dilakukan oleh petinggi dan pengurus timnya yang menjadi korban kejahatan dalam terknologi ada yang sudah memblokir nomornya seperti H. Baiduri sekaligus melapor ke kepolisian.

"Dengan cara ini mereka beranggapan dapat mengkaitkan SARA. Mereka ini sudah memainkan semua strategi termasuklah melalui pesan singkat. Saya sudah menanyakan masalah ini pada salah satu operator. Mereka mengatakan orang yang mengunakan nomor saya dengan isi SMS itu tidak terdeteksi. Ini jadi pertanyaan kami ada indikasi permainan melibatkan pihak telkomsel," terangnya.Bahkan, kata Telli, Hp-nya tidak pernah lepas dari pegangan dan ia tidak teledor untuk hal itu.

“Ini kejahatan IT yang dilakukan orang tidak bertanggungjawab,"terangnya. Lemahnya pengamanan operator untuk menjaga privasi terhadap para pelanggannya sangat berbahaya. Terutamanya bila terjadi hal-hal lain yang besar, seperti nomor handphone yang digunakan untuk kejahatan lainnya.Kapolres Kapuas Hulu AKBP Sudarmin SIK mengaku belum menerima laporan terkait permasalahan tersebut. Jika memang benar terjadi hal tersebut maka yang bersangkutan akan dikenakan tindak pidana pemilukada sebagaimana yang diatur dalam perundang-undangan.

"Untuk operator tinggal diliat, kalau tidak diatur dalam undang-undang pemilukada dapat kita kenakan yang lain,” tegasnya. “Kalau memang tidak diatur kita kenakan tindak pidana yang lain. Penindakan akan dilakukan atas dasar pengaduan yang disampaikan korban,"katanya Minggu (06/12). Sementara itu Ketua Panwaslu Kapuas Hulu Seno Hartono juga mengaku belum dapat laporan terkait permasalahan tersebut.“Kami belum terima laporan terkait masalah itu, jika ada laporan tentu ditindak lanjuti," terang Seno.(aan)

 

Berita Terkait