Awas Los Merengues

Awas Los Merengues

  Senin, 25 September 2017 10:00

Berita Terkait

DORTMUND – Borussia Dortmund menghadirkan teror luar biasa kepada para lawannya. Dari enam spieltag Bundesliga, Dortmund membobol gawang lawannya 19 kali serta kebobolan satu kali. Jadi kalau dirata-rata maka setiap pertandingan Die Borussen mengoyak jala lawannya tiga kali. 

Korban terakhir Dortmund kemarin (24/9) di Signal Iduna Park adalah Borussia Moenchengladbach. Gladbach dipukul dengan skor 6-1 oleh Pierre-Emerick Aubameyang dkk. Tiga poin kemarin membuat Dortmund memanjat ke posisi teratas klasemen sementara Bundesliga dan yang terpenting unggul tiga angka dari juara bertahan Bayern Muenchen (16-13). 

Poin absolut Dortmund kemarin sekaligus membunyikan sirene keras bagi Real Madrid. Rabu (27/9) mendatang di Signal Iduna Park, Los Merengues akan menantang Dortmund pada matchday kedua grup H Liga Champions. 

Gelandang serang Dortmund Mario Goetze dalam situs resmi klub mengatakan menang telak atas Gladbach menaikkan gairah bermain kawan-kawannya versus Real. Setidaknya Dortmund tak akan silau pada pamor kampiun Liga Champions 12 kali itu. 

“Kami tahu pertandingan versus Real mendatang adalah tugas yang sulit. Namun kami tampil di kandang dan kami tampil cukup apik ketika bertemu Real,” kata pemain 25 tahun itu. “Kami akan mempersiapkan diri dengan baik karena ini laga yang sangat penting dan jelas sangat menantang,” tambah Goetze. 

Dalam lima musim terakhir intensitas pertemuan keduanya di kancah Eropa terbilang sering. Sejak musim 2012-2013 lalu, tercatat delapan kali keduanya berjumpa. Dortmund menang tiga kali, seri tiga kali, dan kalah dua kali. Di musim lalu Dortmund dan Real yang bertemu di fase grup selalu berbagi angka 2-2 ketika bermain di Signal Iduna Park maupun Santiago Bernabeu. 

Dortmund bisa saja mengambil momentum Real yang sedang krisis pemain. Jesus Vallejo, Mateo Kovacic, Marcelo, dan Karim Benzema masih menepi. Juga belum lama rekor Real yang selalu mencetak gol diantara 73 laga terhenti di tangan Real Betis (21/9). 

Sedangkan der trainer Dortmund Peter Bosz kepada ESPN kemarin mengatakan menghadapi juara bertahan Liga Champions adalah tantangan selanjutnya Real. Bosz pun menghembuskan asa bangkit setelah di matchday perdana grup H, Dortmund tumbang 1-3 oleh wakil Inggris Tottenham Hotspur (14/9). 

“Pemain dalam keadaan yang lebih segar dan kami akan memainkan sepak bola yang bagus. (Kami tahu) Real berada di level yang berbeda,” ucap mantan pelatih Ajax Amsterdam tersebut. 

Bosz  melakukan lima pergantian nama starter saat Dortmund meremukkan Galdbach kemarin. Pria berusia 53 tahun itu menghilangkan nama Dan-Axel Zagadou, Gonzalo Castro, Nuri Sahin, Shinji Kagawa, dan Andriy Yarmolenko yang bermain lawan Humburg SV (21/9) lalu. 

Mengenai produktivitas lini depannya, Bosz pun tak sepakat seandainya cuma bertumpu kepada dua nama, Aubameyang dan Maximilian Philipp. Meski kombinasi keduanya menghasilkan 11 gol diantara 19 gol yang dicetak Dortmund di Bundesliga sejauh ini. 

“Kami meraih kemenangan 6-1 lawan Gladbach ini tidak sekedar lewat dua penyerang yang sedang apik. Namun tiga poin ini lahir dari rapinya organisasi permainan kami,” ujar pelatih yang membawa Ajax ke final Europa League musim lalu itu. 

Memang melawan tim sarat tradisi di Liga Champions sekelas Real, Bosz harus punya bekal pengalaman. Apalagi sebelum bersama Dortmund, karir kepelatihan pria berkepala plontos itu hanya bersama tim-tim semenjana seperti Vitesse, Heracles, dan Maccabi Tel Aviv. (dra)
 

Berita Terkait