Audisi Duet Kane-Vardy

Audisi Duet Kane-Vardy

  Minggu, 22 May 2016 10:49
DUET: Harry Kane dan Jamie Vardy duet tersubur premier league dalam laga persahabatan melawan Belanda di stadion Wembley 29 Maret lalu. Paul Gilham/Getty Images Europe

Berita Terkait

MANCHESTER – Pasca berkumpul kembali pada Rabu (18/5), Inggris bakal menjalani uji coba pertama kontra Turki di Etihad Stadium, malam nanti.

Bagi para pemainnya, ini menjadi ujian pertama untuk membuktikan kualitas kepada manajer Roy Hodgson, bahwa mereka layak berada dalam 23 nama final yang bakal diterjunkan di Euro Juni mendatang.

Dalam mempersiapkan eksperimennya, Hodgson tidak akan diperkuat oleh tiga pilar Manchester United, Chris Smalling serta duo striker Wayne Rooney dan Marcus Rashford, karena mereka masih melakoni partai final Piala FA kontra Crystal Palace dinihari tadi. Namun, absennya tiga pemain itu tidak terlalu membuat Hodgson panik, terutama pada lini depan.

Sebab, pelatih 68 tahun itu sudah memiliki dua striker tersubur Premier League musim ini, Jamie Vardy dan Harry Kane, sebagai tukang gedor The Three Lions, julukan Inggris. Mereka berdua pun memiliki kans besar untuk turun bersama sebagai starter pada malam nanti. Kombinasi yang bisa membuat Inggris sangat berbahaya.

Sebab, meski sama-sama berposisi sebagai striker, Kane dan Vardy memiliki gaya bermain berbeda. Vardy dikenal cepat ketika melakukan dribel, sedangkan Kane ulet ketika berduel dari kotak penalti lawan.

Kane sendiri mengatakan bahwa dia siap berduet dengan Vardy. ”Tentunya bakal sangat menyenangkan. Dia bisa menciptakan ruang sembari berlari dari belakang. Itu bisa membantuku menempati ruang tersebut,” katanya seperti dilansir London Evening Standard.

Bagaimana soal persaingan Leicester dan Hotspur di Premier League? Kane mengaku bahwa hubungannya dengan Vardy baik-baik saja.

”Aku bertemu dengannya Rabu dan memberi selamat kepadanya. Jamie mengalami musim yang fantastis,” lanjut Kane.

Jika ujung tombak sudah menemukan solusi, Hodgson masih menentukan komposisi pada lini tengah Inggris.

Terlebih dengan status Jordan Henderson dan Jack Wilshere, yang mendapat keraguan publik setelah dipanggil dengan minim jam terbang sepanjang musim ini akibat baru pulih dari cedera.

Wilshere baru menorehkan tiga laga bersama Arsenal, dengan total 141 menit, pasca pulih dari retak tulang kering yang mendera pada Agustus 2015.

Sementara Hendo, panggilan Henderson, baru turun saat Liverpool ditahan imbang West Bromwich Albion 1-1 (15/5) setelah absen sebulan akibat cedera ligamen lutut.

Hodgson menjelaskan secara tidak langsung bahwa Wilshere dan Henderson merupakan dua pemain favoritnya. Karena itu, dia bakal membeirkan mereka berdua menit bermain yang cukup untuk membuktikan kepada publik mereka telah fit sepenuhnya.

”Dia bersama Jack adalah alasan kami mengumumkan 26 nama, bukan 23,” kata Hodgson kepada Sky Sports. ”Kami harus yakin, jika kami harus memilih mereka, itu adalah Jordan Henderson dan Jack Wilshere yang kami tahu, bukan pemain yang sedang berjuang pulih,” tegas eks pelatih Liverpool tersebut.

Sedangkan di barisan pertahanan, John Stones bakal menjadi pengganti sementara Smalling untuk menjadi rekan Gary Cahill mengawal gawang Joe Hart.

Lebih lanjut, Hodgson menyatakan bahwa dia sudah meminta pelatih timnas rugby Inggris, Eddie Jones, memberikan nasihat kepada Hart dkk setelah membawa Inggris menjadi kampiun Grand Slam Enam Negara sejak 2003 silam.

”Aku pikir bijaksana jika aku bisa mengambil ide dari seorang manajer juara. Sebab, diakui atau tidak, banyak kesamaan yang bisa kami ambil dari kesuksesan mereka,” kata Hodgson seperti dilansir BT Sport.

Terpisah, arsitek Turki, Fatih Terim, mengatakan melawan Inggris nanti, dia bakal menampilkan permainan dengan intensitas tinggi. Sebab, ini berkaitan dengan status Turki yang tidak pernah menang dalam lima pertemuan terakhir.

”Kami sudah siap. Kami tentu akan bermain dengan seluruh kualitas yang ada,” kata Terim kepada Turkiye.

Kapten sekaligus playmaker Arda Turan tidak akan bermain karena tengah sibuk mempersiapkan diri bersama Barcelona menyongsong final Copa del Rey kontra Sevilla dinihari nanti. Perannya bakal diganti oleh Nuri Sahin. (apu)

Berita Terkait