Atbah Kagumi Penataan Kota ala Sutarmidji

Atbah Kagumi Penataan Kota ala Sutarmidji

  Senin, 2 November 2015 12:15
BERSAMA WARGA: H Atbah Romin Suhaili Lc saat berkunjung ke Kecamatan Pemangkat, beberapa waktu lalu, diabadikan bersama sejumlah warga. ISTIMEWA

Berita Terkait

SAMBAS – Kondisi infrastruktur dasar di Kabupaten Sambas memang masih banyak yang perlu dibenahi. “Dalam setiap kunjungan yang dilakukan, hadirnya pembangunan infrastruktur jalan yang baik, menjadi dambaan warga terutama di Kecamatan Jawai, Tebas, Teluk Keramat, Galing, Paloh, Sajingan, dan Tangaran, dan secara garis besar kebutuhan akan hadirnya infrastruktur yang baik menjadi prioritas utama warga di Kabupaten Sambas,” ucap H Atbah Romin Suhaili Lc di sela-sela agenda kunjungannya di Tanjung Batu, Kecamatan Pemangkat, Kamis (29/10) lalu.

Untuk menghadapi persaingan ke depan, dengan diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) akhir tahun ini, diingatkan dia jika ketersediaan infrastruktur penunjang lainnya seperti listrik dan air bersih menjadi mutlak. “Dan Kecamatan Pemangkat akan menjadi prioritas pelayanan air bersih, terutama untuk mengantisipasi pertumbuhan populasi penduduk, serta untuk mendukung pusat dagang dan jasa dan pertanian yang ada di Pemangkat,” tuturnya. Berbicara pembangunan infrastruktur dasar dan penataan kota, khususnya di Kalbar, Atbah bahkan memberikan penilaian bagaimana Kota Pontianak telah berhasil di bawah kepemimpinan Wali Kota H Sutarmidji SH MHum. Betonisasi ala Sutarmidji, diakui dia, telah menembus hingga ruas jalan kompleks pemukiman warga.

Bahkan, dia menambahkan, berbagai prestasi yang diraih Kota Pontianak dalam 10 tahun terakhir akan menjadi inspirasi dia bersama Hj Hairiah SH MH, dalam memacu pembangunan Kabupaten Sambas lima tahun ke depan. Oleh karena itu, dia mengingatkan jika semua akan dikembalikan kepada dukungan warga di kabupaten ini pada 9 Desember mendatang. “Sosok pemimpin tidak ada apa-apanya jika tidak didukung rakyat. Untuk itu pemimpin harus hadir mendengar denyut nadi rakyat,” ujar Atbah meyakinkan.

Dalam kesempatan terpisah, salah satu tokoh masyarakat Desa Tambatan, Kecamatan Teluk Keramat, H Rano, mengakui jika warga di sana benar-benar menginginkan pembangunan jalan. Dia mengungkapkan bagaimana kondisi ruas jalan sepanjang Kartiasa – Tanjung Keracut. Menurut dia, setiap hari warga berhadapan dengan kondisi jalan yang rusak bahkan berdebu. “Ini menjadi PR utama bagi Bupati ke depan untuk membereskan persoalan ini,” ujarnya.

Senada yang disampaikan H Rano, dalam agenda reses yang dilakukan hampir 80 persen warga mengusulkan pembangunan jalan. Hal tersebut diungkapkan H Abu Bakar SpdI, wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas. Diungkapkan legislator Partai Gerindra tersebut, sebagaimana data hasil Musrenbang RKPD Tahun 2015, kondisi jalan di Kabupaten Sambas sepanjang 299.168 kilometer (42,94 persen) dalam kondisi baik, 88,334 kilometer (12,68 persen) dalam kondisi sedang, 101.912 kilometer (14,63 persen) dalam kondisi rusak ringan, dan 207.219 (29,75 persen) dalam kondisi rusak berat. Sedangkan kondisi jalan desa dengan panjang 317,48 (43,95 persen) dalam kondisi baik, 193,42 kilometer (26,78 persen) dalam kondisi sedang, 123,27 kilometer (17,07 persen) dalam kondisi rusak ringan, 88,15 kilometer (12,20 persen) dalam kondisi rusak berat. (har)

Berita Terkait