Astaga… Seorang Bupati Tertangkap Basah Berzina Dengan Istri Polisi

Astaga… Seorang Bupati Tertangkap Basah Berzina Dengan Istri Polisi

  Sabtu, 7 January 2017 08:01

Berita Terkait

Sejumlah warga di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, digegerkan dengan ulah kepala daerah mereka yang berbuat zina. Dia adalah A. Yatengli yang merupakan Bupati Katingan. Dia kedapatan sekamar dengan Farida Yeni selaku istri dari Aipda Sulis Heri.

Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah AKBP Pambudi Rahayu membenarkan kejadian ini. Menurut dia, kedua orang itu kepergok oleh Aipda Sulis Heri sekira pukul 02.00 WIB dini hari tadi. "Ya tadi itu pukul 02.00 WIB dini hari dipergok oleh suami si wanita itu. Sedang berduaan mereka," kata dia, Kamis (5/1).

Perwira berpangkat dua melati ini menerangkan, usai tertangkap basah sang suami, Farida Yeni dan A. Yatengli langsung dibawa ke Polda Kalteng untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sampai sekarang, pemeriksaan kata dia masih berlangsung.

"Kalau diperiksa ya belum boleh pulang. Kami terus periksa secara intensif," sambung Pambudi.

Dia juga memastikan bahwa dua orang itu telah berbuat zina. Karena diduga melakukan hubungan intim, dan keduanya tidak ada ikatan suami istri. "Ya diduga melakukan zina ya, karena mereka berduaan di kamar dan bukan suami istri," terangnya.

Untuk selanjutnya kata dia, kasus ini masih menunggu perkembangan pemeriksaan dari penyidik. Namun yang pasti, keduanya akan diproses hukum. "Perkara ini akan diproses hingga selesai," tambah dia.

Sementara dari informasi dihimpun, penggerebekan ini bermula saat Aipda Sulis Heri baru pulang dari Kota Sampit. Lalu mencari istrinya di rumah. Namun tak ada di rumah si istri korban.

Kemudian dilakukan pencarian ke Rumah Sakit Mas Amsyar Kasongan namun Farida Yeni tidak ada di sana. Sehingga korban mencari istrinya sampai ke Jalan Nangka.

Di sana, korban melihat tas dan rokok istrinya. Karena curiga, dia langsung mendobrak dan mendapati istrinya tidur bersama bupati tanpa menggenakan busana sehelai pun. Atas kejadian itu, keduanya lantas digelandang ke kantor polosi untuk proses lebih lanjut. (elf/JPG)

Berita Terkait