Askiman: Secara Kedinasan Tidak Masalah

Askiman: Secara Kedinasan Tidak Masalah

  Kamis, 31 March 2016 09:06
Askiman

Berita Terkait

SINTANG-Wakil Bupati Sintang, Askiman mengatakan secara kedinasan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) tetap bekerja. Kendati jabatan kepala Bappeda kosong, seiring pejabat semula pindah dinas ke provinsi.    

Seperti diketahui, Florentius Anum kepala Bappeda Sintang meletakkan jabatannya, karena pindah tugas ke Pemprov Kalbar. Pemkab Sintang kini menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) untuk mengisi kekosongan kepala Bappeda.

Askiman tidak menampik beban kerja Bappeda kini cukup berat. Pasalnya, memegang peranan penting dalam menentukan konsep pembangunan secara menyeluruh. Terlebih Pemkab Sintang baru saja menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang).

“Beban Bappeda memang berat. Sekarang harus mengejar penyelesaian RPJM serta rencana strategis pembangunan Sintang,” kata Askiman, di My Home, Selasa (29/3) disela acara rapat koordinasi Kesbangpol se-Kalbar di Sintang.

Namun, Askiman yakin kalau Plt kepala Bappeda yang ditunjuk mampu melaksanakan tugas. Lantaran berasal dari Bappeda, dengan jabatan awal sebagai sekretaris. Sehingga mensinkronkan lingkup kerja secara internal menjadi lebih muda. Beban kerja Bappeda dapat dilaksanakan.

Askiman menambahkan, Bappeda kini juga diminta mempersiapkan arah rencana pembangunan terkait infrastruktur. Seiring dalam waktu dekat Pemkab Sintang akan beraudiensi dengan Komisi V DPR. Pertemuan untuk membahas agar pembangunan infrastruktur mendapat perhatian lebih dari pemerintah pusat.

“Kita berencana melakukan audensi dengan Komisi V DPR RI menyangkut situasi dan kondisi infrastruktur di Kabupaten Sintang, sekaligus menyampaikan program pembangunan Kabupaten Sintang lima tahun kedepan,” ungkap Askiman.

Dia menambahkan, audiensi dilakukan seiring dengan kegawat daruratan infrastruktur jalan. Hampir disetiap kecamatan jalan mengalami kerusakan parah, ditambah adanya status jalan menuju kawasan perbatasan yang belum jelas.

Karena itu, menurut Askiman, dalam lima tahun kedepan Pemkab Sintang akan memfokuskan pada pembangunan infrastruktur, sehingga perlu ada persepsi yang sama menterjemahkan program presiden, gubernur dan bupati.(stm)

 

Berita Terkait