ASDP Tambah Armada Baru

ASDP Tambah Armada Baru

  Jumat, 12 February 2016 08:00
OPTIMALKAN: Pengelola penyeberangan feri Bardan-Siantan ASDP Indonesia Feri (Persero) Cabang Pontianak mendatangkan Kapal Motor Penumpang (KMP) Bili untuk mengoptimalkan penyeberangan, Kamis (11/2). Kapal tersebut bermuatan lebih besar dan dapat mengangkut lebih banyak kendaraan. HARYADI/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

PONTIANAK - PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Feri (Persero) Cabang Pontianak mendatangkan Kapal Motor Penumpang (KMP) Bili untuk mengoptimalkan penyeberangan Bardan-Siantan. Kapal dengan muatan lebih besar ini sudah mulai beroperasi sejak, Kamis (11/2).

General Manager PT ASDP Indonesia Feri (Persero) Cabang Pontianak Umar Imran B mengatakan KMP Bili menggantikan KMP Gunung Palung yang sebelumnya beroperasi bersama KMP Saluang. “Jadi sekarang tetap ada dua kapal yang crossing KMP Bili dan KMP Saluang,” katanya.

Dia menjelaskan KMP Bili memiliki muatan yang lebih luas dibanding dua KMP sebelumnya. Dengan Gross Tonnage (GT) 261, KMP Bili mampu menampung hingga 16 kendaraan roda empat ke atas. “Jika dicampur dengan kendaraan roda dua rata-rata bisa mengangkut 10 kendaraan roda empat ke atas seperti mobil keluarga dan truk, untuk sepeda motor bisa sampai 80 unit,” jelasnya.

Diketahui sebelumnya KMP Saluang hanya berkapasitas 192 GT dan KMP Gunung Palung 188 GT. Namun untuk muatan tetap tergantung dari luas bangunan di kapal, ada yang GT kecil tetapi bangunannya sedikit sehingga muat lebih banyak ada pula yang sebaliknya. “Untuk KMP Bili bangunannya ideal sehingga tetap bisa memuat banyak,” katanya lagi.

Dengan hadirnya KMP Bili, menurutnya, cukup optimal untuk melayani pengguna penyeberangan lintas Bardan-Siantan. Dua kapal ini dinilai dapat melayani lebih cepat. Pengguna tidak perlu lagi mengantri terlalu panjang dan menunggu terlalu lama. “Antrean tetap ada tetapi tidak sampai keluar di jalan raya,” ucapnya.

Dengan beroperasinya dua KMP Bili dan Saluang, harapannya masyarakat bisa memanfaatkan dengan baik. Untuk KMP Bili selama seminggu ke depan diperkirakan tetap masih dalam penyesuaian. Mengingat cuaca yang juga kurang baik perlu untuk adaptasi terhadap lintasan, alur dan arus sungai.“Jika kondisi tidak memungkinkan seperti angin kencang kami akan hentikan dulu, karena keselamatan tetap prioritas utama,” ujarnya.

Untuk jadwal operasi feri penyeberangan dimulai pada pukul 06.00 hingga pukul 20.00. “Semoga menjadi alternatif mengurangi kemacetan, bisa lebih melayani dan mempermudah masyarakat, terutama pengguna mobil truk yang selama ini harus melalui tol kapuas dua,” pungkasnya.Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi B DPRD Kota Pontianak Mansur menyatakan apresiasinya kepada ASDP yang telah menepati janjinya kepada Pemerintah Kota Pontianak dan masyarakat pada umumnya. Apalagi kapal baru ini lebih representatif, sesuai dengan kebutuhan pengguna feri penyeberangan.

Dia pun berharap ke depan ASDP dapat terus memberi pelayanan yang aman dan nyaman bagi masyarakat. “Tapi kami tetap sedikit menyayangkan karena ASDP melewati waktu perjanjian, sudah lebih dari satu bulan baru dapat direalisasikan kapal baru ini,” terangnya.(bar)

 

Berita Terkait