Apresiasi Pelatihan Kader Pencegah Kusta

Apresiasi Pelatihan Kader Pencegah Kusta

  Sabtu, 18 June 2016 10:57
PELATIHAN: Camat Sungai Ambawang, M. Jaini berfoto bersama tenaga kesehatan dan kader masyarakat disela-sela pelatihan prilaku hidup sehat warga pedesaan untuk mencegah dan menanggulangi penyakit lepra atau kusta di Kecamatan Sungai Ambawang. Ashri israini/pontianak post

Berita Terkait

KUBU RAYA — Setelah memberikan edukasi bagi ratusan masyarakat di Kecamatan Sungai Raya dan Sungai Kakap, Jumat (17/6) Dinas Kesehatan Kubu Raya bersama PT. Pertamina Persero kembali menggelar pelatihan perilaku hidup sehat warga pedesaan untuk mencegah dan menanggulangi penyakit lepra atau kusta di Kecamatan Sungai Ambawang.

Camat Sungai Ambawang M. Jaini menyatakan sangat mendukung adanya pelatihan yang diberikan bagi warganya. “Dengan mengikuti pelatihan ini, maka akan menambah pengetahuan masyarakat mengenai kusta dan bagaimana melakukan langkah pencegahan hingga menanggulangi penyakit tersebut agar tidak menyebar luas,” kata M. Jaini.

Berdasarkan informasi yang didapat dari Puskesmas Sungai Ambawang, kata M. Jaini hingga saat ini terdapat sekitar 7 kasus kusta yang terjadi di Sungai Ambawang. “Belum lama ini juga kembali ditemukan 1 kasus kusta jadi keseluruhannya ada 8 kasus,” terangnya.

Lantaran sudah terdeteksi sejak awal, 8 kasus tersebut saat ini sudah bisa ditangani tenaga kesehatan Kecamatan Sungai Ambawang. “Saya berharap dengan adanya pelatihan kader kesehatan ini kedepan bisa lebih optimal dalam mengedukasi masyarakat di Kubu Raya terutama di Sungai Ambawang agar bisa melakukan berbagai pencegahan sehingga terhindar dari penyakit kusta,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kubu Raya, Berli Hamdani menerangkan lepra atau kusat merupakan jenis penyakit yang disebabkan bakteri mycobacterium leprae.

Selain India dan Brazil, kata Berli Indonesia juga dikenal sebagai satu dari tiga negara yang paling banyak memiliki penderita kusta. Umumnya penyakit kusta terdapat di negara yang sedang berkembang, dan sebagian besar penderitanya adalah dari golongan ekonomi lemah.

Dari semua kabupaten/kota di Kalbar, Kubu Raya merupakan kabupaten yang cukup banyak ditemukan kasus lepra. Sepanjang tahun 2016 Dinas Kesehatan Kubu Raya telah menangani sebanyak 24 kasus kusta di Kubu Raya dan 62 lainnya saat sedang dilakukan penanganan  untuk ditindak lanjuti. Mengingat masih adanya stigma yang salah pada sebagian masyarakat membuat masih banyak kasus kusta masih banyak yang belum terdeteksi.

Saat ini kata  berli pelatihan kader perilaku hidup sehat warga pedesaan untuk mencegah dan menanggulangi penyakit lepra atau kusta dilaksanakan pada empat kecamatan seperti Kecamatan Sungai Raya, Sungai Kakap, Sungai Ambawang dan Rasau Jaya.

“Setiap kecamatan itu ada sekitar 150 kader dari kalangan masyarakat yang akan dilatih untuk membantu tenaga kesehatan dalam mencegah dan menanggulangi kasus kusta di Kubu Raya,” ucapnya.

Dalam pelatihan itu para kader yang berasal dari kalangan masyarakat akan diberikan materi mengenai penyebab penyakit hingga gejala awal dan berbagai pengetahuan mengenai kusta.

“Kami berharap usai mengikuti pelatihan diharapkan, para kader ini diharapkan bisa kembali mengedukasi masyarakat lainnya untuk semakin sadar dan bisa melakukan berbagai antisipasi sejak dini dalam mencegah dan menaggulangi penyakit lepra atau kusta di Kubu Raya,” pungkasnya.(ash)

Berita Terkait