Api Unggun Raksasa Warnai Malam Pergantian Tahun

Api Unggun Raksasa Warnai Malam Pergantian Tahun

  Sabtu, 31 December 2016 18:45
Tumpukan kayu yang disiapkan untuk api unggun dalam menyambut tahun baru.

Berita Terkait

PONTIANAK--Beragam cara dilakukan warga menyambut pergantian tahun. Penduduk yang bermukim sepanjang jalan nasional mulai dari PLB Entikong hingga Jalan Trans Kalimantan Sungai Ambawang menyambutnya dengan membuat api unggun. Namun jangan dikira seperti api unggung biasa. Api unggun ini cukup besar. Itu terlihat dari tumpukan kayu yang mereka siapkan.

Tumpukan kayu yang disusu meninggi hingga mencapai lima meter. Ada sebagian lagi memasang ban mobil bekas pada bagian atas. Ini dimaksudkan agar api unggun bisa tetap menyala. Setiap kawasan memiliki tempat api unggun ini. Ada yang dibuat di pinggir jalan, teras rumah, lapangan luas dan tempat umum lainnya. Warga bergotong royong mengumpulkan kayu yang jumlahnya tidak sedikit ini.

Seperti pemuda di Desa Kenaman, Kecamatan Sekayam. Mereka telah mempersiapkan kayu bakar untuk dijadikan api unggun sambil menunggu jam 00.00 menyambut tahun baru 2017. “Tadi pagi pemuda gotong royong mencari kayu bakar dan didirikan dekat lapangan bola, untuk perayaan jelang malam pergantian tahun,” ungkap Kades Kenaman Aloysius, Sabtu (31/12). 

Menurut dia, lebih bagus merayakan malam pergantian tahun dengan acara yang positif ketimbang kebut-kebutan. Di Desa Kenaman memang sudah menjadi agenda tetap pemudanya kumpulkan dana untuk kegiatan akhir tahun, kalangan ibu rumah tangga yang kebagian memasak untuk acara makan-makan sambil menunggu malam tahun baru.

Kayat warga Desa Kenaman mengatakan jika didesanya memang kerap mengadakan kegiatan dimalam tahun baru, hanya karokean dan makanan ringan saja disuguhkan sudah cukup untuk dinikmati bersama. Kegiatan malam tahun baru biasanya sebagai ajang silahturahmi, karena masih dalam suasana Natal sehingga warga menyediakan kue dan makanan lainnya.

Camat Sekayam, Niriu menghimbau warga di Kecamatan sekayam untuk tidak merayakan malam tau baru secara berlebihan apa lagi sambil mengkonsumsi minuman keras. 

“Rayakan malam tahun baru sekedarnya saja, yang penting jaga kenyamanan dan keamanan warga sekitar jangan sampai terganggu,” pungkasnya. (agus alfian)

Berita Terkait