APBD Harus Dimanfaatkan dengan Benar

APBD Harus Dimanfaatkan dengan Benar

  Kamis, 12 May 2016 09:56
MUSRENBANG: Gubernur Kalbar Cornelis didampingi Sekretaris Pemprov Kalbar Zeet Hamdy Assovie menghadiri penutupan musrenbang nasional di Istana Negara Jakarta. IST.

Berita Terkait

PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) memanfaatkan dana APBD dengan benar. Anggaran tersebut tak boleh digunakan untuk hal yang tak perlu.

“Perencanaan harus diutamakan dalam mengambil setiap kebijakan kerja,” ujar Cornelis didampingi Sekretaris Pemerintah Provinsi Kalbar, M Zeet Hamdy Assovie usai menghadiri penutupan Musrenbang di Istana Negara RI di Jakarta, Rabu (11/05).

Cornelis mengatakan program-program yang kurang menyentuh atau tak dapat dirasakan masyarakat harus dihilangkan. Semua program yang dilaksanakan SKPD harus dapat bermanfaat dan dirasakan oleh masyarakat.

“Menjalan roda pemerintahan  sekarang tidaklah mudah. Banyak sekali halangan dan rintangan, maupun jebakan. Semua harus hati-hati. Buat perencanaan yang baik, yang sesuai dengan peraturan. Kalau tidak, bisa habis semuanya,” ungkap Cornelis. 

Cornelis menjelaskan pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pertanian yang menjadi fokus Pemprov Kalbar sejalan dengan program nawacita Presiden Jokowi. Kebijakan persiapan hilirisasi industri Pemprov Kalbar didukung pemerintah pusat  melalui proyek strategis nasional. Ini sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016. Diantaranya pengembangan pelabuhan, kawasan industri, pembangunan smelter, pengembangan food estate, pembangunan PLB Entikong, Nanga Badau, serta Aruk.

Menurut Cornelis, saat ini Kalbar melaksanakan evaluasi terhadap capaian dan perekonomian, serta penyusunan revisi target pembangunan untuk tahun depan. Pertumbuhan perekonomian direncanakan 6,14 persen. Tetapi jika diperhatikan realisasi pada 2015 sebesar 4,81  persen, maka pertumbuhan ekonomi Kalbar pada 2017 diperkirakan sebesar 5 hingga 5,12 persen. Angka kemiskinan tahun 2017 diperkirakan  turun menjadi 8,20 persen dari 8,44 persen. Angka pengangguran akan turun menjadi 4,63 dari 5,14 persen.

Pada penutupan Musrenbangnas, Presiden RI Jokowi berharap agar seluruh kepala daerah  segera membelanjakan APBD. “Bukan hanya di simpan di bank saja,” kata Jokowi.

Anggaran harus dibelanjakan untuk hal-hal yang produktif seperti pembangunan infrastruktur. Pembangunan infrastruktur ini sangat berguna bagi perekonomian daerah.

“Segera lakukan dan belanjakan, belanja modal yang produktif yang memiliki efek pada pertumbuhan ekonomi di daerah,” perintah Jokowi.

Jokowi juga menyoroti kebiasaan pembagian rata APBD ke semua dinas. Padahal kebijakan itu dinilai tidak efektif dan membuat pembangunan tidak berjalan optimal. (uni)

Berita Terkait