APBD 2018 Turun Rp11 Miliar

APBD 2018 Turun Rp11 Miliar

  Jumat, 17 November 2017 10:00
DOKUMEN: Bupati Kapuas Hulu AM Nasir saat menyerahkan dokumen rancangan APBD kabupaten Kapuas Hulu tahun anggaran 2018 kepada Wakil Ketua DPRD kabupaten Kapuas Hulu H. Wan Taufikorahman, MAP pada rapat paripurna di gedung DPRD, Kamis (16/11).MUSTA'AN/pontianak post

Berita Terkait

PUTUSSIBAU -- Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) merupakan proses penetapan kerangka kebijakan tentang hak dan kewajiban pemerintah daerah kepada masyarakat, yang tertuang dalam rancangan pendapatan, belanja dan pembiayaan. Hal tersebut disampaikan Bupati Kapuas Hulu A.M Nasir dalam rapat paripurna pembahasan rancangan APBD kabupaten Kapuas Hulu tahun 2018 di gedung DPRD kabupaten Kapuas Hulu, Kamis (16/11)

Lebih lanjut bupati menjelaskan, APBD juga merupakan implementasi dari visi dan misi daerah yang tertuang dalam RPJMD kabupaten Kapuas Hulu tahun 2016 – 2021. Nasir menekankan pencapaian target visi dan misi daerah yang dituangkan dalam program atau kegiatan APBD perlu ditingkatkan.

“Dalam APBD tahun anggaran 2018 ini diupayakan agar amanat pencapaian target pembangunan daerah, terutama menyangkut kebijakan dan arah pembangunan yang akan dicapai hendaknya  sesuai dengan dokumen perencanaan yang sudah ditetapkan,” pinta Nasir.

Menurut bupati, dalam dokumen kebijakan umum APBD Kabupaten Kapuas Hulu tahun anggaran 2018 telah memberikan arah yang jelas bagi proses penyusunan rancangan APBD. “Komposisinya dan muatannya diformulasikan guna mengakomodir program – program, baik urusan wajib maupun urusan pilihan yang akan dilaksanakan ,” tegasnya.

Dijelaskan bupati dua periode ini, Rancangan APBD Kabupaten Kapuas Hulu tahun anggaran 2018 meliputi tiga agenda pokok, yaitu memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan bersih, kemudian memperkuat pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang bertumpu pada sumber daya daerah yang berkelanjutan. “Selanjutnya meningkatan layanan infrastruktur dasar dengan memperhatikan kelestarian lingkungan,”jelas Nasir.

Adapun program dan kegiatan yang diprioritaskan tahun 2018 diantaranya, peningkatan sarana prasarana dan mutu pendidikan, pemerataan pelayanan kesehatan, meningkatkan keterbukaan dan konektivitas antar kecamatan dan desa. Selain itu tambah Nasir, peningkatan infrastruktur air bersih. “Yang diarahkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” terangnya.

Kemudian sambung Nasir, intensifikasi dan ekstensifikasi lahan pertanian yang diarahkan pada kemandirian pangan, selanjutnya peningkatan budidaya perikanan yang diarahkan pada peningkatan produksi perikanan.“Tak hanya itu prioritaskan produk unggulan perkebunan masyarakat serta pelestarian dan pemanfaatan hasil hutan non kayu,” jelasnya.

Sementara APBD kabupaten Kapuas Hulu tahun anggaran 2018 direncanakan sebesar Rp1.608.023.933.164.00, nilai tersebut bersumber dari PAD, dana perimbangan dan lain – lain pendapatan yang sah. Jika dibandingkan dengan total pendapatan daerah pada APBD murni tahun 2017 lalu yang sebesar Rp1.619.177.580.000.00, maka total APBD tahun anggaran 2018 mengalami penurunan sebesar Rp 11.153.646.836.00.(aan)

Berita Terkait