Antisipasi Masuknya Gafatar

Antisipasi Masuknya Gafatar

  Selasa, 19 January 2016 08:47
RUSAK MOBIL: Sebuah mobil eks Gafatar dirusak massa dalam aksi penolakan terhadap lembaga ini.

Berita Terkait

SINTANG-Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangbol), menggelar pertemuan sebagai upaya mengantisipasi ajaran Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) masuk Sintang. Rapat tersebut merupakan pertemuan komunitas intelijen daerah (Kominda).

Rapat dipimpin Kepala Badan Kesbangpol Sintang, Budi Harto yang diikuti seluruh anggota Kominda Sintang  terdiri atas  Pasi Intel Kodim 1205/Stg, Kasat Intel Polres,serta Kesbangpol.Menurut Budi, saat rapat dibahas berkenaan Gafatar organisasi dengan diduga kuat mengajarkan ajaran yang melenceng dari perintah agama. Karena itu, jajaran Kominda terus melakukan pemantauan terhadap masuknya orang asing Sintang.

Menurut Budi, pihaknya telah berkordinasi dengan seluruh elemen masyarakat baik Kominda, pemerintah desa dan kecamatan, agar segera melaporkan dalam 24 jam, jika terjadi sesuatu yang janggal.“Kami mengimbau kepada masyarakat Sintang, jika ada orang asing yang masuk dan gerakgeriknya mencurigakan, kami minta agar segera melaporkan baik melalui RW/RT maupun  ke pemerintah desa untuk segera melaporkan dan mengkoordinasikan ke Kesbangpol,” katanya.

Pengawasan terhadap masuknya orang asing, menurut Budi, sesuai dengan hasil Rapat Koordinasi (Rakor) Kominda dengan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), yang telah digelar, agar terus mendeteksi dini kemudian mengidentifikasi agar jangan sampai Gafatar masuk ke Sintang guna mencegah konflik sosial.(stm)

Berita Terkait