Antisipasi ISIS, Perketat Perbatasan

Antisipasi ISIS, Perketat Perbatasan

  Senin, 1 Agustus 2016 09:30
PEMERIKSAAN : Aparat kepolisian dari Polres Kapuas Hulu saat memeriksa kenderaan yang melintas dikawasan PPLBN Nanga Badau. FOTO MUSTA’AN

Berita Terkait

PUTUSSIBAU—Pengamanan kawasan perbatasan akhir-akhir ini diperketat oleh jajatan TNI dan Polri, untuk mengantisipasi masuknya kelompok-kelompok radikal melalui kawasan perbatasan Kapuas Hulu yang berbatasan lansung dengan negara Malaysia. Baik melalui jalan tikus, maupun Pos Pemeriksaan Lintas Batas Negara (PPLBN) di Nanga Badau yang masih dalam tahapan pembangunan.

Kapolres Kapuas Hulu AKBP Sudarmin SIK mengatakan, diperketatnya pengamanan dan pemeriksaan dikawasan perbatasan, baik jalur resmi maupun tak resmi. Untuk mengantisipasi dan sebagai bentuk kewaspadaan terhadap masuknya kelompok ISIS diwilayah perbatasan. “Kami tingkatkan patroli dan razia di dua kecamatan lini satu perbatasan, Badau dan Puring Kencana,” ungkapnya, Minggu (31/7).

Mengingat, kata Sudarmin, di dua Kecamatan tersebut banyaknya akses jalan baik resmi maupun yang tidak resmi (jalan tikus) yang biasa masyarakat gunakan selama ini. Selain mewaspadai gerakan ISIS yang dikhawatirkan mengancam Kamtibmas diwilayah hukum Polres Kapuas Hulu. Dikatakan dia, langkah tersebut juga untuk mencegah keluar masuknya barang–barang Ilegal dari negara Malaysia.

Sudarmin mengaku, dia telah menempatkan sejumlah personil  diwilayah  perbatasan dalam rangka mengemban tugas Patroli perbatasan di jalan–jalan utama. Dan patroli jalan kaki di jalan jalan tikus serta melakukan pemeriksaan, orang , barang dan melaksanakan razia terhadap kendaraan yang masuk dan kelauar diperbatasan. Patroli dan razia tersebut akan dilaksanakan secara terus menerus.

“Kami akan patrolo dan razia secara  terus-menerus dan memetakkan daerah atau jalan serta jam-jam rawan untuk langkah antisipasi masuknya kelompok terorisme,” tegas Sudarmin. Dikambahkan, untuk menjaga kejenuhan anggota yang bertugas diwilayah perbatasan Kapolres melakukan sistem pengamanan bergilir. Dengan demikian, seluruh anggota akan mendapa giliran ke pebatasan NKR ini.

Dikatakan Sudarmin, setiap satu regu bertugas satu minggu kemudian minggu berikutnya digantikan dengan regu lainnya.  Langkah tersebut diambil agar wilayah perbatasan tetap terjaga keamanan dan ketertiban dan tidak ada kelompok ISIS bisa masuk ke wilayah hukum Polres Kapuas Hulu.

“Saya roling anggota yang patroli di perbatasan negara, supaya mereka tak jenuh,” ungkap Kapolres. (aan)

Berita Terkait