Antisipasi DBD Cegah Virus Zika

Antisipasi DBD Cegah Virus Zika

  Rabu, 10 February 2016 08:48
Andy Jap

Berita Terkait

KEPALA Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Andy Jap menyatakan belum ditemukan kasus akibat virus zika di Kalbar. Kendati demikian, pemerintah daerah terus melakukan upaya antisipasi agar tak ada warga yang terkena virus tersebut.

“Di Kalbar belum ditemukan (virus zika). Untuk mengetahui ada tidaknya harus dilakukan pemeriksaan laboratorium,” ujar Andy, kemarin.Virus Zika adalah anggota dari keluarga Flaviviridae dan ditularkan ke manusia oleh nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk tersebut juga sebagai penyebab demam berdarah. Nyamuk ini biasanya menggigit pada siang hari.“Ibu hamil perlu dijaga jangan sampai terkena gigitan nyamuk,” kata Andy.

Andy mengatakan gejala klinis virus zika hampir sama dengan demam berdarah. Orang yang terjangkit virus zika akan merasakan gejala seperti sakit kepala, ruam di wajah, leher, lengan atas. Mungkin juga menyebar ke telapak tangan dan kaki, demam, dan nyeri punggung.“Antisipasi yang kami lakukan sama seperti demam berdarah. Karena penyebabnya adalah nyamuk yang sama. Saat ini Kalbar masih termasuk daerah endemis demam berdarah,” ungkap Andy.

Sama seperti antisipasi penyakit demam berdarah, Andy meminta masyarakat untuk terus menjaga kebersihan. Diantaranya dengan melakukan gerakan 3M, yakni menguras, menutup dan mengubur.Ia menuturkan saat ini pemberantasan sarang nyamuk di Kalbar belum berjalan baik. Terbukti dengan angka bebas jentik di Kalbar yang kurang dari 50 persen. Padahal angka nasional minimal 90 persen.“Seharusnya semua tempat penampungan air tak terdapat jentik nyamuk. Tetapi ternyata 50 persennya masih ada. Peran serta masyarakat untuk menghilangkan sarang nyamuk ini diperlukan,” kata Andy. (uni)

Berita Terkait