ANTAM dan ICA Memberi Kontribusi Positif pada Masyarakat Sekitar

ANTAM dan ICA Memberi Kontribusi Positif pada Masyarakat Sekitar

  Selasa, 2 February 2016 13:54
BINAAN: Lokasi pembibitan Kelompok Embaloh Permai, Mitra Binaan ANTAM.

Berita Terkait

PT ANTAM (Persero) Tbk (ANTAM) merupakan perusahaan pertambangan yang terdiversifikasi dan terintegrasi secara vertikal yang berorientasi ekspor. Melalui wilayah operasi yang tersebar di seluruh Indonesia yang kaya  akan bahan mineral,  kegiatan ANTAM mencakup eksplorasi, penambangan, pengolahan serta pemasaran dari komoditas bijih nikel, feronikel, emas, perak, bauksit dan batubara.

Sebagai perusahaan pertambangan, ANTAM menyadari bahwa kegiatan operasi perusahaan memiliki dampak secara langsung terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Perusahaan menyadari bahwa aspek lingkungan hidup dan khususnya pengembangan masyarakat tidak sekadar tanggungjawab sosial tetapi merupakan bagian dari risiko perusahaan yang harus dikelola dengan baik. Karakteristik industri pertambangan di Indonesia sebagai industri pembuka daerah tertinggal dan terisolir juga menjadikan peran perusahaan tambang untuk berperan aktif dalam pengembangan masyarakat sekitar dan beroperasi sebagai good corporate citizen sangat penting.

 

Unit Bisnis Pertambangan (UBP) Bauksit merupakan salah satu dari lima unit operasi ANTAM. UBP Bauksit didirikan pada tahun 2013 dengan IUP pertambangan bauksit berada di Kecamatan  Tayan Hilir, Toba dan Meliau. Bauksit yang diproduksi ANTAM selanjutnya diolah oleh anak perusahaan ANTAM yaitu PT Indonesia Chemical Alumina (ICA).

UBP Bauksit ANTAM merupakan perusahaan pertambangan pertama di Kalimantan Barat yang telah mencapai kinerja PROPER BIRU pada tahun 2014 dan 2015 dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Di samping itu pada tahun 2015, UBP Bauksit ANTAM juga meraih safety award pratama dan environment award pratama dari Kementrian ESDM.

Dalam pelaksanaan program Corporate Social Responsibility, ANTAM memiliki master plan CSR dengan fokus kegiatan pada Peningkatan pendidikan, kesehatan, ekonomi, keberlanjutan lingkungan, kelembagaan masyarakat, dan sosial budaya melalui sinergi dengan program pemerintah daerah, salah satunya  dengan 7 brands image Kabupaten Sanggau.

Beberapa program CSR PT ANTAM antara lain pemberian beasiswa  melalui BUD IPB (5 orang), Beasiswa di National Plus Leadership Academy Malang (2 orang), Beasiswa tingkat SMA (12 orang), dan bantuan pendidikan kepada 81 orang siswa SMP dan SMA. Saat ini  ANTAM juga sedang menyeleksi beasiswa untuk 25 orang mahasiswa Universitas Tanjungpura.

Pada bidang ekonomi, saat ini ANTAM memiliki project desain lanjutan dan manajemen sulam khas Kalbar yang merupakan tahapan lanjutan dari pelatihan sulam yang telah dilaksanakan selama 10 bulan pada tahun 2014. Project tahun 2015 ini dikhususkan kepada 15 orang pesulam terpilih yang disiapkan menyongsong Indonesia Fashion Week 2016. Produk-produk yang dihasilkan oleh Komunitas Sulam adalah sarung bantal, sarung, monk, runner, placemat, table topper, dll.

ANTAM juga melakukan peningkatan ekonomi melalui pengembangan kegiatan revegetasi oleh Kelompok Embaloh Permai. Revegetasi yang dilakukan kelompok berupa pembibitan, pembuatan kompos, pengendalian erosi dengan pemanfaatan tandan kosong sawit, dan pemeliharaan tanaman. Kelompok yang terbentuk pada 14 April 2014 ini telah memiliki koleksi bibit sebanyak 15 jenis bibit tanaman kehutanan dan perkebunan dengan jumlah bibit yang mencapai 70 ribu bibit.

Dalam mendukung program tertib administrasi bagi masyarakat, ANTAM saat ini melakukan fasilitasi pembuatan SIM kepada 82 orang masyarakat dari sekitar wilayah operasi.

Selain itu, ANTAM juga melaksanakan program CSR dengan bersinergi dengan ICA dalam berbagai program yaitu pembangunan jaringan listrik RT Beganjing bekerjasama dengan PLN Sanggau, dan Pemda Sanggau. Pemberdayaan perempuan melalui kegiatan daur ulang kertas bekas menjadi peralatan rumah tangga.Pembuatan 120 akta kelahiran bagi masyarakat sekitar dan pendampingan kepada sembilan posyandu balita dan lansia.

 

PT ICA

Sebagai pelopor industry CGA di Indonesia dan menempati posisi yang kelima dikawasan Asia Pasifik selain jepang, Australia, dan Korea dalam mengolah bauksit menjadi  Chemical Grade Alumina (CGA), PT Indonesia Chemical Alumina (ICA) juga menjadi pionir dalam pemenuhan persyaratan. Hukum Pertambangan Indonesia untuk memproses bahan baku di dalam negeri. Berlokasi di Tayan Hilir, Kab. Sanggau Kalimantan Barat. ICA saat ini akaan menjadi pendorong bagi pembangunan daya saing serta nilai tambah industry berbasis alumina di Indonesia ke depan.

Chemical Grade Alumina (CGA) adalah produk kimia dalam bentuk hidroksida alumunium dan alumina yang digunakan untuk berbagai aplikasi industry kecuali industry aluminium. Produk yang dihasilkan ICA dapat digunakan untuk pemurnian air, komponen pendukung elektronik, refractoriness (bahan tahan panas) abrassive, produk rakitan, Intergrated Circuit (IC), serta bahan dasar untuk layar LCD, serta barang-barang kebutuhan manusia lainnya.

ICA dalam melaksanakan aktifitas produksinya selalu mengedapankan prinsip Safety First yang tertuang dalam pedoman Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) serta melakukan pengawasan, pemantauan dan pencegahan terhadap dampak lingkungan.

ICA memberikan prioritas tinggi pada program pengembangan masyarakat untuk membantu peningkatan standar hidup masyarakat sekitar melaui beberapa bidang program seperti, Peningkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan hidup, Pendidikan, Pemberdayaan Ekonomi, Sosial Budaya, dan Penguatan Kapasitas Kelembagaan Masyarakat & Pemerintah. Bagi PT.ICA, program ini adalah bagian yang tidak bisa terpisahkan dalam mewujudkan keberhasilan perusahaan.**

 

Narasi dan Foto

Eksternal Relation  PT Antam (Persero) Tbk dan PT ICA

 

Berita Terkait