Annur Dipastikan Lolos, MAAF Tak Penuhi Syarat

Annur Dipastikan Lolos, MAAF Tak Penuhi Syarat

  Sabtu, 22 Oktober 2016 09:13

Berita Terkait

SINGKAWANG--Bakal pasangan calon walikota dan Wakil walikota jalur perseorangan Andi Syarif-Nurmansyah (An-Nur) dipastikan lolos ke tahap pencalonan, sedangkan pasangan Moses Ahie-Amir Fatah (MAAF) kemungkinan kandas, pasalnya tak memenuhi syarat dukungan minimal.

 

Andi Syarif yang datang bersama Nurmansyah tampak kompak dengan baju lengan panjang putih lengkap berkopiah menuju kantor KPU Singkawang, sedangkan pasangan MAAF hanya hadir Amir Fatah beserta rombongan. Mereka duduk di kursi sofa panjang dihadapan para komisioner KPU Singkawang, dan anggota Panwas kota Singkawang.

 

Sesuai rapat Pleno rekapitulasi hasil verifikasi faktual dukungan perbaikan bakal calon pasangan Independen di kantor KPU Singkawang Jumat (21/10). Pasangan An-Nur memperoleh dukungan 14.933 dukungan ditambah 2.144 usai perbaikan dukungan. Sehingga jumlah dukungan yang didapat 17.077 yang tersebar di lima kecamatan.

 

Sedangkan pasangan MAAF menyerahkan 9.334 dukungan, ditambah setelah perbaikan dukungan 5.035, sehingga total dukungan yang sah sebanyak 14.369 dukungan.

 

Jika seluruh dukungan kedua pasangan balon Walikota dan Wakil walikota dari Jalur perseorangan 16.407 dukungan, maka hanya pasangan An-Nur menenuhi ambang batas syarat dukungan minimal sedangkan pasangan MAAF tak cukup syarat dukungan minmal.

 

Bacawako Andi Syarif berucap syukur atas hasil rekapitulasi verifikasi faktual perbaikan syarat dukungan tersebut. “Kita berucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan kerja keras para relawan serta warga yang telah mendukung,” ungkapnya. Artinya, kata Andi, dengan hasil ini maka pasangan An-Nur bisa masuk pencalonan walikota dan wakil walikota. Nantinya setelah pencalonan, kata Andi, pasangan An-Nur akan melakukan konsolidasi internal bersama relawan dalam menyusun strategi pemenangan. “Kita akan membentuk posko dan tambahan relawan lagi hingga titik terluar, bahkan sampai kini hampir seluruh kelurahan dan RT sudah ada relawan An-Nur,” katanya.

 

Semetara itu, bakal calon wakil walikota Amir Fatah belum bisa memberikan pernyataan seputar hasil pleno rekaputulasi paslon independen. “Nanti saya ke posko dulu belum ketemu pak wali (Moses Ahie,red), jadi belum bisa bicara,” ujar pria berkacamata dengan baju kemaja putih lengan pendek itu sambil berlalu.

 

Sebelum pleno ditutup kedua pasangan balon Walikota dan Wakil walikota Singkawang menandatangani berita acara rapat pleno hasil rekapitulasi.

 

Ketua KPU Kota Singkawang Ramdan usai rapat pleno mengatakan bahwa kedua paslon jalur perorangan sudah menandatangi berita acara rapat pleno rekapitulasi terhadap perbaikan paslon independen. “Sudah dilihat perolehan dukungan masing-masing paslon jalur perseorangan, jika ada dukungan paslon yang tak sampai angka dukungan syarat minimal 16.407 maka dianggap tidak memenugi syarat minimal,” katanya.

 

Ketua Panwas Kota Singkawang Hj Zulita, juga mengatakan sudah memaparkan rekomendasi Panwas ke KPU dalam forum tersebut, dan untuk pembuktiannya bukan ranah pihaknya. “Yang jelas kedepannya kita berharap dalam mekanisme verifikasi faktual calon perseorangan kesinkoronan di lapangan dengan sistem sensus ini, karena pengawasan dilakukan panwas sifatnya melekat, semoga kedepannya lebih baik,” katanya.

 

Kegiatan rekapitulasi hasil verifikasi faktual perbaikan dukungan pasangan calon perseorangan walikota dan wakil walikota singkawang pilkada serentak tahun 2017 berjalan aman dan lancar, sebanyak 114 personil Polres Singkawang dikerahkan untuk pengamanan kegiatan tersebut.

 

“Hari ini kita melaksanakan pengamanan kegiatan rekapitulasi hasil verifikasi faktual perbaikan dukungan pasangan calon perseorangan walikota dan wakil walikota singkawang pilkada serentak tahun 2017 dengan melibatkan 114 personil, kita syukuri bersama kegiatan dapat berjalan aman dan lancar,” kata Kabag Ops Polres Singkawang Kompol I Nyoman Sarjana.

 

Setelah ini pihaknya akan tetap memonitor perkembangan situasi politik di Kota Singkawang dengan langkan preemtif dan deteksi dini sehingga kita dapat mengatisipasi timbulnya gejolak yang dapat mempengaruhi situasi kemanan di Kota Singkawang. (har).

2 Lampiran

Berita Terkait